INSKANEWS, Jakarta Timur, 15 Agustus 2026 — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Warga Cilangkap di Jalan Assyafiiyah, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2026).
Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan bahwa pembangunan balai warga tidak sekadar menghadirkan sebuah bangunan fisik, tetapi merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menyediakan ruang publik yang multifungsi dan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Balai warga ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menghadirkan ruang publik yang dapat berfungsi sebagai ruang pemajuan kebudayaan, pusat komunitas, serta peningkatan kapasitas dan keterampilan warga,” ujar Munjirin.
Balai Warga Cilangkap nantinya dirancang untuk menampung beragam aktivitas masyarakat. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertemuan warga, kegiatan sosial dan budaya, pelatihan, sosialisasi, perayaan komunitas, kegiatan keagamaan, hingga berbagai kegiatan edukatif.
Selain itu, balai warga juga diharapkan dapat mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti nikah massal dan khitanan massal. Dengan fungsi yang beragam tersebut, keberadaan balai warga diharapkan mampu menjadi pusat interaksi dan kegiatan positif masyarakat Cilangkap.
Munjirin menyampaikan pembangunan Balai Warga Cilangkap dapat terlaksana berkat kerja sama dan sinergi berbagai pihak. Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada PD PAM JAYA atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sarana yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, badan usaha milik daerah (BUMD), dunia usaha, serta masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
“Kolaborasi seperti inilah yang perlu terus kita dorong, karena pembangunan kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Pemerintah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat harus bergerak bersama. Ketika seluruh unsur tersebut bersinergi, manfaat pembangunan akan semakin nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan Balai Warga Kelurahan Cilangkap dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu. Munjirin juga meminta agar proses pembangunan tetap memperhatikan standar kualitas serta aspek keselamatan.
Tidak kalah penting, masyarakat diharapkan turut memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberadaan fasilitas tersebut. Setelah pembangunan selesai, warga diminta bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan balai warga secara optimal.
“Mari kita jadikan Balai Warga ini sebagai rumah bersama, tempat membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan secara musyawarah, serta melahirkan berbagai kegiatan positif dan produktif bagi masyarakat,” tandasnya.
Pembangunan Balai Warga Cilangkap diharapkan tidak hanya memperkuat fasilitas publik di wilayah tersebut, tetapi juga menjadi wadah yang mampu mempererat hubungan sosial, mendorong kreativitas, meningkatkan kapasitas warga, serta mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan secara berkelanjutan. (Kus)
Sumber :Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur








