Direktur BUMDes Sumberjaya Fokus Bangun Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

INSKA NEWS

INSKANEWS, Kabupaten Bekasi – Direktur BUMDes Agraprana Sumberjaya, Husni Solihin, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program unggulan yang saat ini menjadi fokus kami adalah pengembangan peternakan kambing, Domba Garut, dan domba lokal yang melibatkan masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya kepada media Kamis (30/7/2026).

Menurut Husni Solihin, pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Dibutuhkan keberanian, inovasi, serta kemampuan membangun jejaring kerja sama dengan berbagai pihak.

Selain mengembangkan sektor peternakan, BUMDes Agraprana Sumberjaya juga telah berhasil mewujudkan Agen BNI46 sebagai layanan perbankan desa agar mempermudah masyarakat dalam melakukan berbagai transaksi keuangan.

Husni Solihin juga terus memperluas relasi dan kemitraan dengan berbagai perusahaan, baik BUMN maupun swasta, untuk membuka peluang investasi, pengembangan usaha, serta memperkuat jaringan bisnis yang dapat mendukung kemajuan desa.

Ia memilih turun langsung ke lapangan, memberikan contoh kepada tim, menghadapi setiap tantangan dengan semangat kewirausahaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Filosofi kepemimpinannya digambarkan melalui slogan “Setiap BUMDes Butuh Pilot, Bukan Sekadar Penumpang.” Menurutnya, seorang pemimpin harus menjadi pilot yang mampu menentukan arah, mengambil keputusan, menghadapi risiko, dan membawa seluruh tim menuju tujuan bersama.

Bahkan sebelum anggaran operasional BUMDes tersedia, Husni Solihin mengambil langkah nyata dengan menggunakan dana pribadi untuk memperbaiki kantor BUMDes yang sebelumnya mengalami kerusakan dan kebocoran.

“Ini semua kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan menjadi pondasi awal dalam membangun BUMDes yang lebih profesional,” pungkasnya. (***)

(Imam Setiadi)

Also Read

Tags