INSKANEWS, Montreal, Kanada – Akademisi Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dosen sekaligus Ketua Program Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila, Dr. Diana Anggraeni, dipercaya menjadi salah satu pembicara (speaker) dalam ORBICOM Annual International Conference 2026 yang akan diselenggarakan pada 26–30 Oktober 2026 di Montreal, Quebec, Kanada.

Konferensi internasional yang diselenggarakan oleh ORBICOM bekerja sama dengan UNESCO tersebut mengangkat tema besar “Media, Artificial Intelligence and Democracy: Communicational Imaginaries in a Fragmented Digital World.” Tema ini menyoroti bagaimana perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memengaruhi ekosistem media, komunikasi, demokrasi, serta kehidupan masyarakat di era digital yang semakin kompleks.
Keikutsertaan Dr. Diana Anggraeni sebagai pembicara menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Kehadirannya menunjukkan bahwa akademisi Indonesia memiliki kapasitas dan kompetensi untuk berkontribusi dalam diskusi ilmiah berskala global mengenai isu-isu komunikasi, media digital, serta perkembangan teknologi informasi.
Sebagai akademisi di Universitas Pancasila, Dr. Diana saat ini memimpin Program Magister Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Komunikasi. Beliau meraih gelar Doktor dalam bidang Communication for Development dari IPB University dan dikenal aktif menghasilkan berbagai publikasi ilmiah maupun buku di bidang komunikasi.
Keahliannya meliputi komunikasi pembangunan, media komunitas, komunikasi pemasaran, hubungan masyarakat (public relations), serta komunikasi krisis. Pengalaman akademik dan penelitian tersebut menjadi bekal penting dalam memberikan perspektif ilmiah terhadap tantangan komunikasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
ORBICOM Annual International Conference merupakan forum bergengsi yang mempertemukan para akademisi, peneliti, praktisi komunikasi, pembuat kebijakan, hingga organisasi internasional dari berbagai negara. Melalui forum ini, para peserta saling bertukar gagasan, hasil riset, serta pengalaman dalam merumuskan arah perkembangan komunikasi global di era transformasi digital.
Kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Diana Anggraeni untuk tampil sebagai pembicara sekaligus menjadi representasi Indonesia di forum internasional tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan akademik dunia. Selain itu, partisipasi ini juga menjadi inspirasi bagi kalangan akademisi dan generasi muda Indonesia untuk terus berkarya, berinovasi, serta meningkatkan kualitas riset agar mampu bersaing di tingkat global.
Momentum ini menegaskan bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu komunikasi internasional, khususnya dalam menjawab berbagai tantangan yang muncul akibat perkembangan media digital, kecerdasan buatan, dan dinamika demokrasi di masa depan.
Semoga keikutsertaan Dr. Diana Anggraeni membawa nama baik Indonesia di kancah internasional serta menghasilkan gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi kemajuan dunia komunikasi, pendidikan, dan perkembangan teknologi informasi global.
(Namin)








