INSKANEWS, Jakarta — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengapresiasi peran media massa yang konsisten menjaga integritas, kredibilitas, dan profesionalisme di tengah pesatnya perubahan ekosistem media serta perkembangan platform digital. Media dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun kepercayaan publik, dan menyebarkan hal-hal positif kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Syaiful Adam Firdaus yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang berhalangan hadir dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-5 Asistensi Media Nasional (AsMEN). Acara tersebut berlangsung di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, lantai 22, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Syaiful menyoroti tantangan yang dihadapi insan pers di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat. Kemudahan teknologi digital memungkinkan siapa pun memproduksi dan menyebarkan konten. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang munculnya disinformasi apabila informasi tidak melalui proses verifikasi yang memadai.
Menurutnya, perubahan lanskap media menuntut para pelaku industri pers untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik. Di tengah tantangan tersebut, media yang menjunjung tinggi integritas tetap memiliki peluang besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi program-program AsMEN, termasuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan memastikan kompetensi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Di tengah perubahan ekosistem media, saya ingin mengapresiasi peran media yang masih menjaga integritasnya. Kompetensi dan kredibilitas menjadi hal penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat dipercaya,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Selain membahas peran media, Syaiful turut menyinggung pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Menurutnya, besarnya anggaran tidak semata-mata menjadi ukuran keberhasilan pembangunan. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana anggaran tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan keterbukaan informasi publik, salah satunya melalui konferensi pers yang memaparkan capaian, realisasi, dan pelaksanaan APBD secara berkala. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami penggunaan anggaran sekaligus mendorong pengawasan publik.
Menutup sambutannya, Syaiful menyampaikan ucapan selamat atas Harlah ke-5 AsMEN. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan insan media dapat terus diperkuat untuk mendukung penyebaran informasi yang sehat, edukatif, dan membangun.
Peringatan Harlah ke-5 AsMEN diharapkan menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah dan media, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menghadirkan informasi yang bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
(Dadan)








