Luna Maya Jadi Produser Eksekutif Desember Jani

inskanewstv

September 15, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKANEWS,  Jakarta, 15 September 2026 – Luna Maya menambah warna baru dalam film Desember Jani. Aktris sekaligus figur publik tersebut resmi bergabung sebagai produser eksekutif film terbaru Palari Films yang mengusung konsep All Women Project.

Kehadiran Luna diumumkan bersamaan dengan perilisan teaser trailer dan video musik lagu tema Kopi Kaleng dalam media gathering di ForkSteel, Kuningan, Jakarta Selatan, 14 September 2026.

Bergabungnya Luna semakin memperkuat identitas Desember Jani sebagai proyek yang digawangi perempuan dari berbagai lini. Tak hanya pemerannya, posisi sutradara, produser, penulis skenario, hingga produser eksekutif juga diisi oleh perempuan.

“Saya merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari produser eksekutif film Desember Jani. Sebuah film dengan warna lain yang hangat dari Palari Films, yang selama ini selalu menjaga kualitas filmnya di bioskop, dan berdaya saing di festival film internasional. Saya juga bangga menjadi bagian dari All Women Project ini,” ungkap Luna Maya.

Desember Jani disutradarai Ariani Darmawan yang sekaligus menandai kembalinya sang sineas ke dunia film setelah lama hiatus. Meiske Taurisia bertindak sebagai produser, sementara novelis Cyntha Hariadi menjalani debut sebagai penulis skenario.

Di jajaran pemain, film ini juga menghadirkan empat perempuan dari lintas generasi, yakni Chempa Puteri, Sigi Wimala, Tutie Kirana, dan Hyori Mika.

Cerita Desember Jani berpusat pada sebuah keluarga yang terdiri atas empat perempuan dari tiga generasi. Ada Winnie (Sigi Wimala), Jani (Chempa Puteri), Oma (Tutie Kirana), serta Julia (Hyori Mika) yang memilih pergi dari rumah.

Kepergian Julia menjadi awal dari konflik keluarga tersebut. Jani berharap kakaknya kembali, tetapi absennya Julia justru membuat hubungannya dengan Winnie semakin renggang.

Sementara Jani menyalahkan ibunya, Winnie terus bekerja sambil menyimpan rasa bersalah. Di tengah hubungan yang semakin berjarak, Oma menjadi sosok yang membuat Jani merasa nyaman di rumah.

Yang tidak diketahui keluarga tersebut, Jani ternyata masih berkomunikasi dengan Julia secara diam-diam. Hingga kemudian, sebuah rahasia membawa mereka pada percakapan yang selama ini dihindari.

Menurut sutradara Ariani Darmawan, film ini tidak menggambarkan keluarga yang sempurna. Sebaliknya, Desember Jani menghadirkan keluarga yang memiliki persoalan, tetapi masih berusaha untuk kembali saling memahami.

“Desember Jani adalah film tentang sebuah keluarga yang tidak sempurna tapi masih mau mencoba. Bagaimana hubungan keluarga yang terkadang tidak selalu bisa mengatakan apa yang ingin dikatakan. Rasanya berbicara jujur apa adanya, mungkin cara terbaik untuk mendekatkan kembali satu sama lain,” tambah Ariani.

Hal serupa disampaikan Sigi Wimala yang memerankan Winnie. Ia melihat kisah tersebut sebagai gambaran kompleksitas hubungan dalam keluarga, terutama ketika cinta, gengsi, kerinduan, dan jarak emosional bercampur menjadi satu.

“‘Tidak semua yang pergi benar-benar hilang.’ Mungkin itu juga bisa menggambarkan bahwa yang pergi itu bisa jadi tidak selamanya, bisa jadi sementara. Apa yang terjadi di keluarga ini adalah bentuk ekspresi cinta, dengan berbagai layer dan kompleksitas. Gengsi tapi rindu, namun lebih baik tidak bertemu. Semua itu rasanya ada di dalam keluarga dan itu yang tetap menjadikannya sebuah keluarga,” ujar Sigi.

Selain memperkenalkan Luna sebagai produser eksekutif, Palari Films juga merilis teaser trailer Desember Jani sekaligus video musik OST Kopi Kaleng.

Lagu ciptaan Harlan Boer tersebut diaransemen ulang dan dibawakan oleh Hyori Mika serta Chempa Puteri. Menariknya, video musik tersebut disutradarai dan diedit oleh Hyori Mika, sekaligus memperlihatkan kedekatan hubungan sisterhood antara Julia dan Jani.

Mengangkat tema jarak emosional antargenerasi, cinta yang hadir dalam diam, serta keberanian untuk memulai kembali, Desember Jani menawarkan kisah keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Film yang seluruh proses syutingnya dilakukan di Bandung ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026.

Wartawan : Ryennaldy

Related Post