Panitia Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 Gelar Rapat Koordinasi di Sekretariat Paguyuban Jawa Tengah

inskanewsredaksi

×

๐ŸŽ Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKA NEWS,Jakarta Timur, 14 Juni 2026 โ€“ Panitia Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan budaya yang akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke-499 menuju lima abad Kota Jakarta.

Rapat berlangsung di Kantor Sekretariat Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Jalan Kweni, Condet, Jakarta Timur, pada Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah (PJT), KRAT Leles Sudarmanto Mangun Nagoro beserta Ibu Endang Sulastri, Bapak Sastro dan Ketua Panitia Siti Latifah, serta jajaran pengurus dan panitia pelaksana.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan koordinasi pelaksanaan acara dibahas secara menyeluruh guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan sukses.

Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 akan mengusung kolaborasi budaya melalui pertunjukan Wayang Kulit Betawi dan Wayang Kulit Jawa sebagai simbol persatuan dalam keberagaman budaya Nusantara.

Rencananya, kegiatan Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 akan diselenggarakan pada Jumat, 19 Juni 2026, bertempat di Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan.

Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT DKI Jakarta ke-499 menuju 5 abad Kota Jakarta, sekaligus sebagai wadah pelestarian budaya tradisional di tengah perkembangan kota metropolitan.

Ketua Umum PJT, KRAT Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, menegaskan pentingnya soliditas seluruh panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini harus sukses dan menjadi kebanggaan kita bersama sebagai warga perantauan. Kita memiliki kesempatan untuk ikut berkontribusi menyukseskan perayaan ulang tahun Ke 499 Jakarta sekaligus menyambut lima abad Ibu Kota. Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Siti Latifah mengajak seluruh panitia untuk tetap menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas masing-masing.

“Saya berharap seluruh panitia terus memberikan energi positif, semangat, dan motivasi dalam menyukseskan acara ini. Sinergi dua budaya yang akan ditampilkan menjadi wujud nyata persatuan dalam keberagaman dan diharapkan dapat memberikan manfaat serta hiburan bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antara budaya Betawi dan Jawa tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi budaya bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai warisan budaya bangsa.

Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda budaya yang mampu mempererat persaudaraan antarwarga sekaligus melestarikan warisan budaya Nusantara.

Melalui kolaborasi Wayang Kulit Betawi dan Wayang Kulit Jawa, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap perayaan bersejarah HUT Jakarta ke-499 menuju kota global yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya Indonesia.(mmn)

Also Read