Pelatihan UKW Dorong Wartawan Tingkatkan Profesionalisme Pers

INSKA NEWS

INSKANEWS, Bekasi — Semangat meningkatkan kualitas dan profesionalisme jurnalistik terlihat dalam kegiatan pelatihan persiapan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di kantor MMS (Media Sehat Sejahtera ) kawasan Sumber Arta, Kelurahan Bintara Jaya, Kota Bekasi, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan wartawan dari berbagai media yang ingin memperdalam pemahaman mengenai standar kompetensi profesi jurnalistik.

Pelatihan ini menghadirkan Mohamad Hata Tahir sebagai narasumber utama. Dalam materinya, ia menekankan bahwa wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat. Oleh karena itu, kompetensi seorang wartawan perlu terus ditingkatkan melalui pelatihan dan sertifikasi profesi.

Menurut Hata Tahir, Uji Kompetensi Wartawan bukan hanya sekadar syarat administratif, melainkan bentuk komitmen insan pers dalam menjaga kualitas pemberitaan. Ia mengatakan, di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, masyarakat membutuhkan media yang mampu menyajikan berita secara profesional dan bertanggung jawab.

“Wartawan harus mampu menjaga kredibilitas dan integritas dalam setiap pemberitaan. UKW menjadi salah satu langkah penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap media,” ujarnya di hadapan peserta.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan beberapa syarat utama yang harus dipersiapkan sebelum mengikuti UKW, di antaranya memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) wartawan yang masih aktif, menyertakan karya jurnalistik yang diterbitkan secara konsisten, serta memiliki data narasumber yang valid untuk proses verifikasi.

Selain materi teknis, pelatihan juga membahas pentingnya etika jurnalistik dalam menjalankan tugas di lapangan. Para peserta diingatkan agar selalu mengedepankan prinsip akurasi, independensi, dan keberimbangan dalam setiap proses peliputan.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif bertanya mengenai tantangan yang mereka hadapi saat bekerja di lapangan, termasuk menjaga profesionalisme di tengah persaingan media digital yang semakin ketat.

“Salah satu peserta, Triyanto, mengaku pelatihan tersebut memberikan motivasi baru baginya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan jurnalistik. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar wartawan daerah semakin kompeten dan mampu menghasilkan pemberitaan yang edukatif serta bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui pelatihan ini, para wartawan diharapkan semakin siap menghadapi UKW dan mampu menjadi insan pers yang profesional, kritis, serta bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.

(Dadan )

Also Read

Tags