INSKANEWS, Bekasi — Penyaluran bantuan sosial (bansos) bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 memasuki hari terakhir pada Rabu, 26 Agustus 2026. Penyaluran tersebut dilakukan di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi, termasuk Desa Bahagia, Kecamatan Babelan.
Di Desa Bahagia, penyaluran bansos beras dilaksanakan di fasilitas umum (Fasum A) RW 22, Pondok Ungu. Program bantuan pangan tersebut diperuntukkan bagi keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kebijakan penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Juli 2026. Bantuan beras sebanyak 30 kilogram diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang masuk dalam kelompok masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi tertentu.
Wakil RW 22 Desa Bahagia, Yanto, mengatakan bahwa di Desa Bahagia terdapat sekitar 4.200 keluarga yang tercatat masuk dalam kategori desil 1 sampai dengan desil 4 sebagai calon penerima bantuan. Jumlah tersebut berasal dari sekitar 13.000 kepala keluarga (KK) yang tercatat sebagai warga Desa Bahagia.
“Total desil 1 sampai desil 4 yang sudah terdaftar di Desa Bahagia ada sekitar 4.200 keluarga yang tercatat sebagai penerima dari sekitar 13.000 KK warga Desa Bahagia,” ujar Yanto.
Dalam pelaksanaannya, terdapat dua kelompok penerima bantuan. Pertama, Undangan warga yang mendapatkan undangan melalui masing-masing RT berdasarkan hasil penilaian di lingkungan setempat, khususnya kepala keluarga yang dinilai kurang mampu. Kedua, warga yang memperoleh undangan berdasarkan hasil pendataan dan penilaian dalam desil 1 sampai desil 4 DTSEN.
Selain penerima yang telah terdata sebelumnya, terdapat pula sejumlah kepala keluarga yang baru mendaftarkan diri sebagai keluarga tidak mampu. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian dalam proses penyaluran agar kebutuhan bantuan dapat diantisipasi.

Kesiapan logistik juga menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan penyaluran. Di lokasi penyaluran disebutkan telah disiapkan sekitar 150 ton beras untuk mendukung kebutuhan distribusi bantuan kepada masyarakat.
Pada hari terakhir penyaluran, suasana di lokasi terlihat cukup padat. Sejumlah warga yang memperoleh undangan melalui RT baru datang untuk mengambil bantuan, meskipun sebagian dari mereka sebenarnya telah dijadwalkan menerima bantuan pada hari-hari awal penyaluran.
Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya penumpukan antrean pada hari terakhir. Warga harus menunggu giliran untuk mendapatkan bantuan beras yang telah disiapkan oleh pelaksana.
Penyaluran bansos beras 30 kilogram ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya keluarga yang masuk dalam kelompok penerima sesuai ketentuan program pemerintah.
Dengan berakhirnya penyaluran pada Rabu, 26 Agustus 2026, masyarakat penerima di Desa Bahagia diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Program bantuan pangan ini sekaligus menunjukkan pentingnya pendataan sosial ekonomi yang akurat agar bantuan pemerintah dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara tepat sasaran, tertib, dan merata.
Wartawan: Deddy Haryadi








