INSKANEWS, Bantar gebang ,Bekasi Jawa Barat – lapangan HNY 06 November 2026.Tahun 2026 menjadi tahun yang tidak akan pernah dilupakan keluarga besar SSB Aspro. Dalam acara syukuran yang digelar bersama manajemen, pelatih, orang tua, dan para pemain, satu per satu piala kemenangan disebutkan, dan setiap nama yang disebut disambut tepuk tangan meriah.
Bukan sekadar syukuran biasa. Ini adalah perayaan atas kerja keras, air mata, dan proses panjang yang akhirnya membuahkan hasil luar biasa di berbagai turnamen lokal, nasional, hingga internasional.
Ketua Umum SSB Aspro, H. Yusuf Besar Jauhari, membuka acara dengan penuh syukur. Ia menyampaikan bahwa semua yang direncanakan di tahun 2026, alhamdulillah semuanya tercapai.
Salah satu pencapaian yang paling membanggakan adalah di ajang Piala Suratin, agenda prestasi di Kota Bekasi. Selain itu, ada juga prestasi di level nasional untuk usia 14 tahun, sebuah event yang hampir setiap tahun digelar dan diharapkan bisa terus diikuti dan dipertahankan tahun depan.
Namun, puncak kebanggaan tahun ini ada di ajang Garuda Internasional. Setelah bertahun-tahun tidak pernah bisa mengikuti even bergengsi tersebut, akhirnya kelompok usia 10 tahun kelahiran 2016 mampu menjadi champions Garuda Internasional 2026. Sebuah sejarah baru untuk SSB Aspro.
Belum berhenti di sana. Kelompok usia 15 tahun juga baru saja menyelesaikan turnamen Indonesia Sentra League dan juara 1 di daerah Bintaro Tangerang.Dan yang terbaru, baru bulan ini selesai, adalah Piala Walikota Jakarta Timur.
Di ajang tersebut, SSB Aspro menurunkan empat kelompok usia dan semuanya pulang membawa piala. Usia 9, usia 11, dan usia 12 berhasil menyabet gelar juara Piala Walikota. Sementara usia 10 tampil paling dramatis, harus berjuang hingga babak adu penalti sebelum akhirnya memastikan diri menjadi juara Piala Walikota Jakarta Timur.
Di kompetisi liga, SSB Aspro juga tidak kalah bersinar. Tim usia 14 tahun tampil dan juara Liga IJSL, sementara tim usia 12 tahun kelahiran 2014 berhasil menjadi runner up. Semua pencapaian ini tidak lepas dari dukungan manajemen, orang tua siswa, dan para pelatih.
Pembina SSB Aspro, Prof. Dr. Hadi Pranoto, dalam sambutannya menyampaikan pesan yang menyentuh. Menurutnya, apa yang diraih hari ini adalah buah dari proses yang sangat panjang.
Ia mengingatkan, masuk ke dunia sepak bola bukan hanya soal harus menjadi pemain bola. Sepak bola adalah sekolah kehidupan. Melalui sepak bola, anak-anak belajar disiplin, belajar mengambil keputusan, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik saat dewasa nanti.
Ia juga menekankan bahwa program pembinaan harus terus dijalankan sesuai aturan dan kaidah pendidikan formal. Dan yang paling penting, dukungan orang tua murid adalah kunci utama kemajuan sebuah organisasi.
Head Coach SSB Aspro Tias Tono Taufik pun menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh jajaran pelatih yang selalu memonitor perkembangan pemain dan memiliki program latihan yang bagus. Ia optimistis, jika konsistensi ini dijaga, dalam beberapa tahun ke depan akan ada pemain dari SSB Aspro yang bisa menembus Timnas Indonesia “ujarnya”
Suasana semakin hangat saat perwakilan orang tua siswa dari u12 bapak Raihan menyampaikan kesannya. Mewakili para orang tua, ia mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan ketelatenan para pelatih kepada anak-anak mereka.
Apa yang disampaikan Pak Haji, bahwa kita bermain bola bukan hanya untuk menjadi pemain bola, tapi untuk mendidik anak kita menjadi anak yang disiplin, punya karakter, dan mempunyai masa depan, itu yang kami rasakan sebagai orang tua, ujarnya dengan haru.
Acara syukuran juga memberikan apresiasi khusus kepada tim 2012 usia 14 tahun dan tim 2010 usia 16 tahun. Tim 2010 sebagai kelompok usia paling senior diharapkan bisa terus termotivasi, rajin berlatih, dan menjadi contoh bagi adik-adiknya, hingga kelak bisa menjadi pemain profesional.
Acara ditutup dengan doa bersama. Harapannya sederhana namun besar, di tahun 2027 target-target yang sudah direncanakan bisa kembali tercapai, dan yang paling utama, semua anak tetap dalam keadaan sehat walafiat.
Dari syukuran ini, satu pesan yang terasa kuat, SSB Aspro bukan hanya mencetak juara di lapangan, tapi juga mencetak anak-anak yang berkarakter untuk masa depan.
Jurnalis: SPG








