INSKANEWS, Kabupaten Semarang – Tradisi Nyadran kembali dilaksanakan warga Lingkungan Ngimbun RT 08 RW 03, Desa Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Sendang Ngimbun tersebut diisi dengan kerja bakti, menguras sendang, membersihkan lingkungan, serta doa bersama.
Sejak pagi, warga bergotong royong membersihkan kawasan Sendang Ngimbun. Mereka secara bersama-sama menguras dan membersihkan sendang, menata area sekitar, serta memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan Nyadran tidak hanya menjadi tradisi yang dilaksanakan secara turun-temurun, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sumber air. Bagi warga, keberadaan Sendang Ngimbun memiliki nilai penting dalam kehidupan lingkungan sehingga kebersihan dan kelestariannya perlu dijaga bersama.
Selain kegiatan kerja bakti, warga juga melaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh Husein selaku Mbah Modin. Doa tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas rezeki dan keberkahan yang telah diterima selama satu tahun terakhir.
Warga juga memanjatkan doa agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta kelimpahan rezeki di masa yang akan datang.
Husein mengingatkan agar tradisi Nyadran tidak sekadar dipandang sebagai kegiatan rutin tahunan, melainkan menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

“Melalui Nyadran ini, kita bersama-sama bersyukur atas rezeki yang telah diberikan. Kita juga berdoa agar seluruh warga diberikan kesehatan, keselamatan dan rezeki yang melimpah,” ujar Husein.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Mereka bahu-membahu menyelesaikan kerja bakti hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Menurut warga, semangat gotong royong dalam tradisi Nyadran menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan sosial sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk merawat lingkungan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama seluruh warga. Suasana kebersamaan semakin terasa, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Lingkungan Ngimbun.
Tradisi Nyadran di Sendang Ngimbun diharapkan dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi, tidak hanya sebagai warisan budaya masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sumber air yang menjadi bagian penting dalam kehidupan warga.
(Mr. Ritm)








