Walking Football PJT Meriahkan Haornas 2026, Dorong Masyarakat Tetap Aktif Berolahraga

inskanewstv

September 13, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKA NEWS,JAKARTA — Paguyuban Jawa Tengah (PJT) menggelar turnamen walking football dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Kegiatan yang menjadi penyelenggaraan kedua oleh PJT tersebut berlangsung di Lapangan SMPN 91 dan SDN 5 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan ini diprakarsai Bidang Pemuda, Olahraga dan Anti Narkotika (PORAN) PJT serta diikuti pengurus pusat dan komunitas Paguyuban Jawa Tengah.

 

Ketua Umum PJT, KRAT. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Haornas, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan walking football kepada masyarakat.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional 2026 sekaligus menyosialisasikan olahraga walking football.

Kegiatan ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, sehingga tercipta masyarakat yang sehat,” ujar Leles.

Menurutnya, walking football memiliki karakteristik berbeda dengan sepak bola konvensional. Dalam permainan tersebut, pemain tidak diperbolehkan berlari sehingga aktivitas olahraga dapat dilakukan dengan intensitas yang lebih ringan.

Karakter tersebut dinilai membuat walking football dapat menjadi salah satu pilihan olahraga bagi masyarakat usia 40 tahun ke atas yang tetap ingin berolahraga dan menyalurkan kegemaran bermain sepak bola.

Dalam turnamen tersebut, tim yang dikapteni Ibu Anna dari Bidang PORAN PJT keluar sebagai juara.

Tim tersebut meraih kemenangan atas tim yang dikapteni Ibu Endang Sulastri dengan skor 7-4, kemudian mengalahkan tim yang dikapteni Ibu Desi Susilowati dengan skor 5-3 pada pertandingan final.
Penghargaan pemain terbaik diraih Darnoto dan Dhe Ali.

 

Sementara itu, penghargaan kiper terbaik diberikan kepada Ibu Endang Sulastri, yang juga merupakan istri Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah.

Salah satu pengurus PJT, Ali Badarudin, mengatakan kegiatan walking football perlu terus dikembangkan agar semakin dikenal masyarakat.

“Kegiatan ini harus terus digalakkan. PJT harus menjadi contoh bagi paguyuban dan komunitas lainnya, sehingga olahraga ini dapat semakin dikenal dan digemari masyarakat Jakarta pada khususnya serta masyarakat luas pada umumnya,” katanya.

Peserta lainnya, Karyadi, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, walking football memberikan kesempatan bagi para penggemar sepak bola untuk tetap menjalankan aktivitas olahraga tanpa terlalu dipengaruhi faktor usia.

“Dengan kegiatan ini tidak ada alasan untuk tidak berolahraga. Pecinta sepak bola tetap bisa melakukan olahraga yang disukai tanpa melihat umur,” ujar Karyadi.

Ketua panitia, Marsahid, didampingi Oleh Ibu Anna selalu  bendahara dan Sekretaris Isnan dari Bidporan PJT menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan turnamen. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PJT KRAT. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro beserta jajaran, para sponsor, panitia, dan seluruh peserta.

Marsahid juga mengapresiasi Camat Pasar Rebo, Mujiono, yang telah membantu memfasilitasi penggunaan lapangan untuk kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, sehingga turnamen walking football dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah berupa uang pembinaan dan piagam kepada para pemenang turnamen.

Melalui kegiatan tersebut, PJT berharap walking football dapat semakin dikenal sebagai salah satu pilihan aktivitas olahraga yang dapat dilakukan masyarakat, khususnya mereka yang ingin tetap aktif berolahraga dengan permainan yang lebih ringan.(mmn)

Related Post