Ghost in the Cell Tembus 1 Juta Penonton

INSKA NEWS

 

INSKANEWS., Jakarta, 21 April 2026 — Film ke-12 karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, berhasil menembus angka 1 juta penonton hanya dalam enam hari penayangan di bioskop Indonesia. Pencapaian ini menegaskan antusiasme tinggi penonton pasca-lebaran terhadap film produksi Come and See Pictures.  

Dengan capaian tersebut, Joko Anwar mencatat rekor baru sebagai satu-satunya sineas Indonesia yang sukses menghadirkan tujuh film berturut-turut melewati angka 1 juta penonton. Rekor ini belum pernah dicapai oleh sutradara lain dalam sejarah perfilman Indonesia. Film-film sebelumnya yang menembus angka serupa antara lain Pengepungan di Bukit Duri (2025), Siksa Kubur (2024), Pengabdi Setan 2: Communion (2022), Perempuan Tanah Jahanam (2019), Gundala (2019), dan Pengabdi Setan (2017).

Selain sukses di dalam negeri, Ghost in the Cell juga mencetak rekor penjualan internasional dengan distribusi ke 86 negara. Film ini memperkuat posisi Joko Anwar sebagai sineas andal yang mampu meramu berbagai genre, mulai dari horor, komedi, hingga aksi-thriller.

Dalam pernyataannya, Joko Anwar menegaskan misi film ini adalah menghadirkan rasa kemenangan bagi penonton Indonesia. “Misi kami ketika membuat film ini adalah supaya setidaknya selama 1 jam 46 menit kita, para WNI bisa merasa menang. Tidak menyangka akan disambut dengan begitu hangat,” ujarnya.

Ghost in the Cell juga menambah daftar prestasi Joko Anwar di kancah internasional. Ia menjadi satu-satunya sutradara Indonesia yang film-filmnya masuk seleksi resmi di empat festival film bergengsi dunia: Sundance Film Festival, Berlinale, Venice Film Festival, dan Toronto International Film Festival.

Film ini dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Ical Tanjung, Ho Yuhang, serta memperkenalkan Magistus Miftah.

Diproduksi oleh Come and See Pictures bekerja sama dengan RAPI Films dan Legacy Pictures, film ini juga melibatkan Barunson E&A sebagai sales agent untuk perilisan global.

Ryennaldy Zulkarnain

Also Read

Tags