“Shaka Oh Shaka” Siap Tayang, Dinna Jasanti Angkat Kisah Idol dan Relasi Emosional

INSKA NEWS

INSKA NEWS, Jakarta —— Film “Shaka Oh Shaka” karya sutradara Dinna Jasanti resmi diperkenalkan kepada publik dalam sebuah acara yang menghadirkan para pemain dan kru. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan interaksi hangat antara para pemeran, penggemar, serta tamu undangan yang hadir menjelang penayangan perdana di bioskop Indonesia pada 7 Mei 2026.

Dalam acara tersebut, para pemain berbagi pengalaman selama proses produksi film. Salah satu pemeran mengungkapkan bahwa hubungan antarkarakter dalam film berkembang seiring berjalannya waktu syuting. Ia menyebut dinamika cerita menjadi semakin kuat dan emosional, terutama saat harus beradaptasi dengan perubahan usia karakter yang diperankan oleh aktor berbeda.

Ia menjelaskan bahwa momen syuting bersama versi karakter yang lebih dewasa memberikan kesan mendalam. “Saya merasa seperti melihat waktu berjalan begitu cepat. Ada perasaan campur aduk antara bangga dan haru saat melihat perkembangan karakter itu,” ujarnya dalam sesi berbagi pengalaman.

Pemeran karakter Ocel juga menyampaikan bahwa peran yang ia mainkan cukup menantang karena memiliki kepribadian yang berbeda dengan dirinya di kehidupan sehari-hari. Ia mengaku sempat merasa gugup di awal, namun kemudian menemukan kedekatan emosional dengan karakter tersebut. “Ternyata, saya pernah berada di fase seperti Ocel. Itu membuat saya lebih mudah memahami perasaannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa proses pendalaman karakter meninggalkan kesan yang kuat hingga akhir syuting. Ia bahkan mengaku sulit melepaskan peran tersebut setelah produksi selesai. “Saat hari terakhir syuting, saya merasa kehilangan. Ada keterikatan yang tidak mudah dilepas,” katanya.

Sementara itu, pemeran yang memerankan karakter Violetta menilai tokoh yang ia bawakan bukanlah sosok antagonis sepenuhnya. Ia menjelaskan bahwa karakter tersebut hanya menjalankan perannya sesuai sudut pandang yang dimiliki. Hal ini justru membuat karakter terasa lebih realistis dan dekat dengan kehidupan nyata.

Dari sisi cerita, film ini juga menyoroti peran orang tua dalam membentuk perjalanan seorang anak menuju kesuksesan. Salah satu pemeran menyebut karakter Mama Rosa sebagai representasi sosok ibu dengan ambisi besar terhadap masa depan anaknya. Ia mengatakan, “Karakter ini menunjukkan bahwa di balik kesuksesan seorang idol, ada perjuangan dan pengorbanan yang tidak terlihat.”

Selain itu, suasana di lokasi syuting disebut penuh dengan canda dan kebersamaan. Para pemain mengaku momen di balik layar justru lebih seru dibandingkan yang terlihat di film. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memperkuat chemistry antarpemain sehingga cerita terasa lebih hidup di layar.

Film “Shaka Oh Shaka” diharapkan dapat memberikan hiburan sekaligus gambaran tentang realitas kehidupan di balik dunia hiburan, khususnya perjalanan seorang idol. Dengan cerita yang emosional, karakter yang kuat, serta sentuhan komedi ringan, film ini diharapkan mampu menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan saat tayang di bioskop. (***

(Rizki)

Also Read

Tags