Dugaan Keracunan MBG Timpa Tiga Sekolah Dasar di Cakung

INSKA NEWS

MDI.NEWS, Jakarta—-Insiden keracunan massal diduga akibat menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di tiga sekolah dasar di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).

Peristiwa tersebut membuat ratusan siswa dan sejumlah guru harus mendapatkan penanganan medis setelah mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan yang dibagikan di sekolah.

Sekolah yang terdampak dalam kejadian itu yakni SDN Cakung Timur 01, SDN Ujung Menteng 02, dan SDN Ujung Menteng 03. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, para korban mengalami keluhan seperti mual, muntah, sakit perut, hingga lemas beberapa saat setelah menyantap menu MBG pada jam sekolah.

Sebagian besar korban langsung dibawa ke Puskesmas Cakung Timur untuk mendapatkan penanganan pertama. Sementara sejumlah siswa lainnya dirujuk ke beberapa rumah sakit dan klinik di sekitar Jakarta Timur dan Bekasi, di antaranya RS Sukapura, RS Firdaus, RS Pondok Kopi, RS Pekerja, RS Resti, RS Citra Harapan Bekasi, dan RS Ananda Bekasi.

Di Puskesmas Cakung Timur, tercatat sebanyak 69 siswa dan enam guru dari SDN Cakung Timur 01 menjalani pemeriksaan dan perawatan medis. Jumlah tersebut belum termasuk korban yang dirawat di rumah sakit dan klinik lain, sehingga total korban dari sekolah tersebut mencapai 81 orang.

Sementara itu, korban dari SDN Ujung Menteng 02 dilaporkan mencapai 73 siswa dan satu guru. Adapun dari SDN Ujung Menteng 03 tercatat sebanyak 77 siswa mengalami gejala serupa dan harus mendapatkan penanganan tenaga medis.

Kondisi di sejumlah rumah sakit pun terlihat dipenuhi para siswa korban dugaan keracunan. Di RS Citra Harapan Bekasi, beberapa siswa tampak menjalani perawatan dengan infus, bahkan sebagian pasien terpaksa berbagi tempat tidur karena banyaknya korban yang datang dalam waktu bersamaan.

Petugas dari Kelurahan Cakung Timur, Kelurahan Ujung Menteng, serta tim medis dari Puskesmas setempat masih bersiaga untuk memantau kondisi para korban. Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak terkait. (***)

 

(Rizki)

Also Read

Tags