Komedi Sci-Fi Lokal Lewat Film “Foufo”

INSKA NEWS

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKA NEWS, Jakarta — Rumah produksi Skak Studios berkolaborasi dengan Sinemart menghadirkan film komedi fiksi ilmiah bertajuk Foufo yang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.

Film ini menjadi karya terbaru sutradara Bayu Skak yang mengangkat kisah unik tentang pertemuan antara makhluk luar angkasa dengan keluarga Madura dalam balutan humor khas lokal. Peluncuran official teaser trailer dan poster resmi dilakukan pada 5 Juni 2026 di Jakarta.

Dalam cuplikan perdana tersebut, penonton diperlihatkan sebuah objek terbang tak dikenal (UFO) yang jatuh di Madura dan mengubah kehidupan seorang pemuda bernama Muslim, yang diperankan oleh Tretan Muslim. Kehadiran makhluk asing bernama Foufo menjadi awal dari berbagai peristiwa yang mengundang tawa sekaligus kehangatan keluarga.

Cerita berpusat pada Muslim yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi dan berusaha memperoleh pinjaman bank untuk melunasi biaya keberangkatan haji ibunya.

Di tengah tekanan tersebut, ia diajak sahabatnya, Kacung, serta iparnya, Ipul, untuk mencuri rel kereta api demi mendapatkan uang tambahan. Namun, rencana itu berubah total ketika sebuah benda asing jatuh dari langit di lokasi mereka beraksi.

Ketiganya kemudian membawa pulang benda misterius tersebut karena mengira benda itu bernilai tinggi. Sesampainya di rumah, mereka terkejut saat mengetahui bahwa benda tersebut ternyata merupakan wahana yang membawa seorang alien.

Kehadiran Foufo di tengah keluarga besar Muslim memunculkan berbagai situasi komedi yang menjadi inti cerita film ini.

Produser sekaligus sutradara Bayu Skak mengatakan bahwa Foufo hadir sebagai upaya menghadirkan warna baru dalam perfilman nasional melalui genre komedi sci-fi yang masih jarang dieksplorasi di Indonesia.

Menurutnya, ide cerita bermula dari sebuah gagasan sederhana yang kemudian berkembang menjadi konsep yang unik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Kami ingin membawa sesuatu yang baru di perfilman Indonesia, yakni komedi sci-fi. Cerita awalnya sangat sederhana, bagaimana jika alien jatuh di Madura dan bertemu dengan keluarga Madura. Dari situ lahir banyak kemungkinan cerita yang menarik dan unik,” ujar Bayu Skak.

Kolaborasi antara Skak Studios dan Sinemart telah terjalin sejak proyek ini diperkenalkan dalam JAFF Market 2024.

Produser Eksekutif David Suwarto menilai konsep yang ditawarkan memiliki daya tarik kuat karena memadukan budaya lokal, kisah keluarga, dan unsur fiksi ilmiah dalam satu narasi yang segar bagi penonton Indonesia.

Selain Tretan Muslim, film ini turut dibintangi Habib Jafar, Benedictus Siregar, Mieke Shahir, dan Siti Kamariyah. Sekitar 80 persen pemain berasal dari hasil proses pencarian bakat di Madura.

Tretan Muslim menyebut pendekatan tersebut membuat film terasa lebih autentik. “Bayu Skak tidak ingin menjadikan orang Jakarta sebagai orang Madura, tetapi menghadirkan orang Madura sebagai dirinya sendiri. Karena itu, Foufo akan menjadi film yang unik dengan mempertemukan alien dan keluarga Madura dalam satu cerita,” kata Tretan Muslim.  (***)

(Rizki)

Also Read

Tags