INSKANEWS, Bandung, 27 Juni 2026 โ Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia (YQHI) menggelar kegiatan bertajuk “Muharam Berbagi Kebahagiaan Anak Yatim” pada Sabtu (27/6/2026) di Sukup Baru, Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini menjadi momentum untuk menebarkan semangat kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, para donatur, relawan, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim dan dhuafa. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa sejak awal kegiatan. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan doa bersama, sambutan panitia, tausiyah, penyerahan santunan, hingga ramah tamah.

Ketua Panitia, Endang Haris, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap momentum Muharam tersebut. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa tenaga, pikiran, maupun bantuan materiil demi terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT serta dukungan para donatur dan para pencinta yatim, kegiatan Muharam Berbagi Kebahagiaan Anak Yatim dapat kembali terlaksana. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan amanahnya kepada Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan membawa keberkahan bagi keluarga serta usaha para donatur,” ujar Endang Haris.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. Menurutnya, perhatian terhadap anak-anak yatim harus terus ditingkatkan agar mereka dapat memperoleh pendidikan, kasih sayang, dan kesempatan yang lebih baik untuk meraih masa depan.
Suasana semakin khidmat saat tausiyah disampaikan oleh KH. Bima Abdul Hafizd, S.Ag., dengan tema “Muharam, Momentum Memuliakan Anak Yatim dan Menebar Kasih Sayang”. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa bulan Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT dan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Anak yatim adalah amanah Allah SWT yang harus kita muliakan. Berbagi kepada mereka bukan sekadar memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan kasih sayang, perhatian, pendidikan, dan harapan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah. Jangan pernah lelah berbuat baik, karena setiap senyum yang kita hadirkan kepada anak yatim akan menjadi cahaya kebaikan yang Allah balas dengan keberkahan di dunia dan akhirat,” tuturnya.
KH. Bima Abdul Hafizd juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia yang dinilai konsisten menjalankan berbagai program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan bagi anak yatim serta kaum dhuafa. Menurutnya, keberadaan yayasan menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan.
Momen paling mengharukan dalam kegiatan tersebut terjadi saat penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Wajah-wajah ceria tampak menghiasi ruangan ketika mereka menerima santunan dan bingkisan dari para donatur. Kebahagiaan sederhana yang terpancar dari mereka menjadi pengingat bahwa perhatian dan kasih sayang memiliki arti yang sangat besar bagi masa depan anak-anak.
Salah seorang penerima santunan, Arsyila (11 tahun), mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas perhatian yang diberikan.
“Saya senang sekali bisa datang ke acara ini. Terima kasih kepada semua bapak dan ibu yang sudah memberikan perhatian kepada kami. Semoga Allah membalas semua kebaikannya. Saya ingin belajar dengan rajin agar bisa membanggakan orang tua dan menjadi orang yang bermanfaat,” ucapnya dengan penuh haru.
Melalui kegiatan “Muharam Berbagi Kebahagiaan Anak Yatim”, Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui program pendidikan, sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan umat. Yayasan juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan, karena setiap uluran tangan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi anak-anak yatim dalam menggapai masa depan yang lebih cerah.

Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara para donatur, relawan, pengurus yayasan, dan anak-anak yatim. Semangat berbagi yang tumbuh di bulan Muharam diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kepedulian, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan kebahagiaan bagi sesama yang membutuhkan.
(Namin)

















