INSKANEWS, Bekasi — Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 04, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, berlangsung meriah dengan menghadirkan pertunjukan Campursari Gema Surya (GS).
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB tersebut digelar di lapangan RT 02/RW 04, Jalan Marnaputra Atas, Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.

Kemariahan acara semakin terasa dengan kehadiran unsur pemerintahan dan keamanan wilayah. Hadir Camat Pondokgede, Lurah Jatibening Baru Badru Taman, S.H. Danramil, Polsek, serta Babinsa 3 pilar 9 Rt
yang turut mendukung dan menyaksikan kegiatan warga.
Kehadiran unsur tiga pilar, bersama para pengurus lingkungan dan masyarakat, menjadi wujud sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersamaan di tengah masyarakat.
RW 04 Jatibening Baru sendiri terdiri dari 9 RT. Warga dari berbagai RT tampak hadir dan ikut memeriahkan puncak perayaan HUT ke-81 RI. Masyarakat larut dalam suasana kebersamaan sambil menikmati pertunjukan Campursari Gema Surya (GS).

Panggung megah yang berdiri di tengah lingkungan warga menjadi pusat perhatian. Alunan musik campursari menghadirkan suasana meriah sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal dan melestarikan seni budaya Jawa.
Ketua RW 04, Suharto, yang akrab disapa (Mas Bro) , mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan sekaligus menjaga budaya Nusantara.
“Ini HUT RI ke-81, kemerdekaan kita bersama. Mari kita sukseskan bersama dengan menghadirkan budaya asli Jawa yang masih melekat dalam kehidupan masyarakat. Kali ini kami hadirkan Campursari Gema Surya (GS), khususnya untuk warga RW 04 dan masyarakat sekitar,” ujar Suharto.
Menurutnya, keberagaman budaya yang ada di Indonesia bukanlah alasan untuk terpecah. Justru perbedaan tersebut menjadi kekayaan sekaligus kekuatan dalam mempererat persatuan.
“Perbedaan budaya adalah satu nusa, satu bangsa. Kita boleh berbeda budaya, tetapi tetap satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Suharto berharap kegiatan seni dan budaya dapat terus digelar di lingkungan masyarakat. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan budaya tradisional kepada generasi muda.
Ia menilai pelestarian budaya harus dilakukan bersama agar kesenian tradisional tetap hidup dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Puncak HUT ke-81 RI di RW 04 berlangsung penuh keakraban. Warga dari 9 RT bersama unsur pemerintahan dan keamanan wilayah menikmati pertunjukan Campursari Gema Surya (GS) sambil bersilaturahmi dan mempererat tali persaudaraan.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan hiburan, tetapi juga melalui kebersamaan, pelestarian budaya, serta sinergi antara masyarakat dan unsur pemerintahan di tingkat wilayah.
Dari RW 04 Jatibening Baru, semangat persatuan kembali digaungkan. Berbeda budaya, berbeda tradisi, dan berbeda latar belakang, tetapi tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Berbeda budaya, tetap bersatu. Berbeda tradisi, tetap satu Indonesia.
wartawan : Kusni Editor : Kusni








