Ciccio Manassero Curi Perhatian sebagai Vampir Tampan

inskanewstv

October 25, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKANEWS, Jakarta, 26 Oktober 2026 – Aktor Ciccio Manassero mencuri perhatian penonton lewat perannya sebagai Nakula, vampir tampan dalam film drama komedi Siti Si Vampir. Film tersebut tengah tayang di bioskop Indonesia dengan memadukan kisah vampir dan komedi yang mengundang tawa.

Dalam film ini, Ciccio memerankan Nakula, vampir dari kalangan elite yang berpenampilan elegan dengan setelan jas serba hitam. Karakter tersebut juga memiliki pembawaan dingin, jarang berekspresi, tetapi tetap berwibawa.

Penampilan Ciccio sebagai Nakula menarik perhatian penonton perempuan, baik dari kalangan muda maupun ibu-ibu. Bahkan, sejumlah penonton melontarkan candaan bahwa mereka ingin digigit oleh vampir yang diperankannya.

Selain menampilkan sosok vampir yang menawan, Siti Si Vampir menyuguhkan komedi yang menghibur. Berbagai adegan lucu dalam film tersebut berhasil mengundang gelak tawa penonton di bioskop.

Cerita berpusat pada Nakula yang bertugas memburu manusia kaya untuk dijadikan anggota kelompok elite vampir. Namun, misinya berantakan ketika ia salah menggigit Siti (Satine Zaneta), seorang gadis yang tinggal di rumah susun (rusun). Kesalahan tersebut menjadi awal dari berbagai persoalan yang harus dihadapi Nakula.

Ciccio menjelaskan, Nakula merupakan vampir senior yang memiliki pengaruh besar di kalangannya. Ia digambarkan sebagai sosok pemimpin yang santun, teliti, dan dingin.

“Nakula ini vampir yang punya pengaruh besar di kaumnya. Dia itu very well-mannered, sudah hidup lama, very precise, very cold, memang benar-benar pemimpin. Dia di film ini punya misi, tapi ketika menjalankan sebuah tugas, malah salah target,” ujar Ciccio.

Untuk menghidupkan karakter Nakula, Ciccio juga harus menampilkan taring vampir yang dapat memanjang, terutama ketika tokoh tersebut marah. Detail ini menjadi salah satu unsur yang memperkuat penampilannya sebagai vampir senior.

Ciccio mengaku terkesan ketika pertama kali melihat penampilannya sebagai Nakula. Setelan jas, rambut beruban, dan riasan wajah putih memberinya penampilan yang berbeda.

“Respons pertama saat melihat penampilanku sebagai Nakula, sebenarnya aku merasa ganteng banget, haha. Karena full pakai suit, rambut ubanan, make-up putih. Ada aura yang berbeda jadi vampir,” ungkapnya.

Di balik penampilan elegannya, Ciccio menghadapi tantangan selama proses syuting. Ia harus mengenakan setelan jas di tengah cuaca panas saat pengambilan gambar berlangsung di lingkungan rusun. Meski demikian, pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mengamati kehidupan masyarakat perkotaan secara lebih dekat.

Menurut Ciccio, kehidupan warga rusun memiliki kehangatan tersendiri. Ia melihat eratnya hubungan antarwarga, mulai dari kemudahan memperoleh makanan hingga kebiasaan para bapak bermain catur pada sore hari.

“Mereka tinggal di tengah kota, hidupnya sangat nyaman di situ menurutku ya. Cari makanan ada. Sore-sore bapak-bapak main catur. Suasana kekeluargaan dan ikatannya menyatu banget. Seperti di Italia yang di tempat kecil, sore-sore pada nongkrong, anak-anak main bola,” tutur Ciccio.

Sementara itu, Siti Si Vampir mengisahkan Siti, gadis penghuni rusun yang menjadi tulang punggung keluarganya. Kehidupannya berubah setelah ia salah digigit Nakula hingga menjadi vampir. Namun, Siti bukanlah vampir dengan kemampuan istimewa. Ia memiliki taring yang tumbuh terbalik dan kekuatan yang terbatas.

Alih-alih menganggap perubahan tersebut sebagai musibah, Siti justru melihatnya sebagai kesempatan untuk melepaskan diri dari kehidupan yang serba terbatas. Namun, ketika rusun tempat tinggalnya menjadi sasaran kelompok vampir yang hendak menjadikan manusia sebagai bagian dari kelompok mereka, Siti harus menentukan pilihan: mengikuti sistem atau melawannya.

Film Siti Si Vampir saat ini dapat disaksikan di bioskop Indonesia. Informasi terbaru mengenai film tersebut tersedia melalui akun Instagram resmi @viddseeid, @bahagiatanpadrama, dan @filmsitisivampir.

—

Ryennaldy

Related Post