INSKANEWS, Bogor – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2026, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Cahaya Madani Indonesia (YCMI) menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga”.
Kegiatan yang penuh makna ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 14.00 WIB, bertempat di Sekretariat YCMI, Jalan Pedut RT 01 / RW 01, Jembatan I, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Mengusung pesan utama “Setiap Anak Berharga, Wujudkan Mimpi Anak LKSA Melalui Dukungan Penuh Keluarga”, penyuluhan ini menjadi wujud komitmen YCMI dalam membangun generasi yatim yang berdaya, berakhlak mulia, dan mampu meraih cita-citanya
Narasumber penyuluhan, Panji Krishna Nugraha, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
“Hari pertama, pada 19 Oktober, kami fokus memberikan pembinaan kepada adik-adik yatim binaan. Hari kedua, 20 Oktober hari ini, khusus untuk keluarga anak-anak binaan, yaitu para wali yatim, baik ibu maupun bapaknya, serta para pengurus yayasan. Dan hari ketiga, 21 Oktober, akan dilanjutkan khusus untuk anak-anak remaja,” jelas Panji.
Materi yang disampaikan kepada para wali yatim dan pengurus pada hari kedua ini berfokus pada pemahaman fundamental mengenai 4 Hak Dasar Anak, yang meliputi:
Hak untuk hidup, Hak untuk tumbuh dan berkembang,
Hak untuk mendapatkan perlindungan, serta ,Hak untuk berpartisipasi.
“Harapan kami, dengan memahami materi penyuluhan hari ini, para orang tua wali yatim dan pengurus dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga anak-anak kita dan anak-anak binaan kita dapat menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, serta dapat tercapai apa yang menjadi cita-cita dan harapan mereka,” ujar Panji Krishna Nugraha.
Pesan ini sangat penting, karena keluarga adalah madrasah pertama bagi anak. Ketika keluarga memahami hak-hak anak, maka anak akan tumbuh dengan penuh percaya diri dan kasih sayang
Kegiatan ini mendapat apresiasi mendalam dari pengurus yayasan. Wakil Ketua Yayasan Cahaya Madani Indonesia, Suwardi, menyampaikan kesan dan pesannya.
“Saya sangat terkesan dan bersyukur dengan adanya penyuluhan seperti ini. Kegiatan ini sangat membuka wawasan anak-anak akan perkembangan yang terjadi di masyarakat, sehingga mereka bisa mengantisipasi dan membentengi diri dari hal-hal negatif agar tidak terjadi,” ungkap Suwardi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penyuluhan ini juga memberikan bekal berharga bagi para wali yatim.
“Untuk orang tua wali yatim dan keluarganya, kegiatan ini membuat mereka bisa memahami bagaimana mendidik anak-anaknya maupun anak-anak binaan sebagaimana mestinya,” imbuhnya.
Suwardi berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut.
“Harapan saya, penyuluhan seperti ini bisa berlanjut dengan tema-tema motivasi dan pendidikan lainnya yang bisa membangkitkan semangat hidup untuk meraih cita-cita masing-masing adik-adik binaan Yayasan Cahaya Madani. Dan untuk orang tua wali yatim serta pengurus, semoga bisa tetap sabar dan lebih paham dalam mengenali berbagai macam perilaku anak didiknya,” tutupnya.
LKSA YCMI bukan hanya sekadar panti, tetapi rumah harapan bagi puluhan anak yatim untuk tetap bisa bermimpi besar. Penguatan kapasitas anak dan keluarga tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan kita semua.
Mari bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar mulia ini. Dukungan Anda, baik berupa doa, tenaga, maupun materi, adalah penyemangat bagi adik-adik yatim binaan untuk terus belajar dan meraih masa depan gemilang.
Karena setiap anak berharga dan setiap mimpi layak diperjuangkan.
Jurnalis Dedi.s. Zubari








