Derby Romero Nekat Menikahi Siluman Ular demi Keluarga

inskanewstv

November 4, 2026

4
Min Read
Oplus_16908288

On This Post

INSKANEWS, Jakarta, 4 November 2026 – Starvision kembali menghadirkan film horor terbaru berjudul Dewi Siluman Ular yang mengangkat kisah pesugihan, perjanjian dengan makhluk gaib, serta perjuangan seorang kepala keluarga dalam menghadapi kesulitan ekonomi.

Dibintangi Derby Romero, Anya Geraldine, Aulia Sarah, dan Aghniny Haque, film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.

Disutradarai Azhar Kinoi Lubis, film ini mengisahkan Dedi (Derby Romero), seorang kepala keluarga yang hidupnya berada di ujung tanduk akibat tekanan finansial. Dikejar penagih utang, sementara istrinya harus menjalani operasi caesar, Dedi akhirnya mengambil keputusan nekat dengan menikahi Dewi (Anya Geraldine), sosok jin berwujud siluman ular.

Keputusan tersebut menjadi awal dari berbagai konsekuensi mengerikan yang mengancam kehidupan rumah tangganya.

Mengadaptasi kisah dari podcast Nikah Sama Jin karya Prasodjo Muhammad dengan narasumber Sherly Indria, film ini menghadirkan cerita yang memadukan horor makhluk gaib dengan persoalan keluarga dan pengorbanan seorang suami demi keselamatan istri serta calon anaknya.

Produser Chand Parwez Servia mengatakan, Dewi Siluman Ular menawarkan pendekatan berbeda dalam genre horor Starvision. Kali ini, cerita berfokus pada tanggung jawab dan pengorbanan seorang kepala keluarga.

“Horor dari Starvision selalu memiliki DNA yang berbeda. Kami sudah sukses dengan horor yang dibalut dengan persahabatan, cinta, dan keluarga. Melalui film Dewi Siluman Ular, film ini ingin mengangkat tentang tanggung jawab dan pengorbanan kepala keluarga,” ujar Chand Parwez Servia.

Hal senada disampaikan Derby Romero. Menurutnya, karakter Dedi menggambarkan perjuangan seorang suami yang berusaha memberikan kehidupan lebih baik bagi keluarganya, meskipun harus menghadapi pilihan yang sulit.

“Film ini adalah perjuangan seorang suami untuk keluarganya. Itu yang menurut saya terasa sangat dekat dan menyentuh setiap hati orang-orang yang berjuang untuk keluarganya,” kata Derby.

Anya Geraldine Hadapi Tantangan sebagai Siluman Ular

Bagi Anya Geraldine, memerankan Dewi menjadi pengalaman baru dalam perjalanan aktingnya. Ia tidak hanya dituntut menampilkan sosok perempuan yang cantik dan memikat, tetapi juga menghadirkan karakter siluman ular yang menyeramkan dan mencekam.

Menariknya, karakter Dewi tidak digambarkan sebagai sosok jin yang sepenuhnya jahat. Ia memiliki emosi dan perasaan layaknya manusia, termasuk kecemburuan, kemarahan, hingga kasih sayang.

“Peran menjadi Dewi Siluman Ular benar-benar sangat baru bagiku, karena peran ini terasa sangat powerful dan memiliki potensi menjadi ikon horor. Jika selama ini sosok jin atau siluman digambarkan dengan sosok yang jahat, di film ini justru kita bisa melihat sisi jin yang ‘manusiawi’ juga. Dia bisa cemburu, marah, dan memiliki kasih sayang,” ujar Anya.

Selain Anya, film ini juga menghadirkan Aulia Sarah sebagai Rahma, istri pertama Dedi, serta Aghniny Haque sebagai Lela, istri ketiga Dedi.

Keduanya memiliki karakter yang bertolak belakang. Rahma digambarkan sebagai perempuan yang menginginkan kehidupan lebih baik setelah mendampingi suaminya melewati berbagai fase kehidupan. Sementara Lela merupakan sosok perempuan sederhana yang tidak banyak menuntut.

Aulia Sarah mengungkapkan, karakter Rahma mungkin terlihat sebagai istri yang hanya mementingkan harta. Namun, menurutnya, ada latar belakang perjuangan panjang yang membentuk karakter tersebut.

“Rahma mungkin akan dilihatnya jadi istri yang jahat dan hanya mementingkan harta. Tapi Rahma itu yang menemani suaminya dari titik nol, sukses, dan kembali lagi ke titik nol. Dia cuma mau kehidupannya lebih baik,” tutur Aulia.

Sementara itu, Aghniny Haque mengaku tertantang memerankan Lela karena karakter tersebut memiliki kepribadian yang sangat berbeda dari dua perempuan lainnya dalam cerita.

“Berbeda dengan dua karakter perempuan lain di sini, aku memerankan Lela, perempuan sederhana yang tidak terlalu banyak menuntut. Jadi sangat-sangat kontras dengan Rahma atau si Dewi Siluman Ular. Karakter yang sederhana tapi buatku sangat sulit memerankannya ternyata,” ungkap Aghniny.

Melalui perpaduan tema pesugihan, creature horror, dan konflik rumah tangga, Dewi Siluman Ular mencoba menghadirkan teror yang tidak hanya bertumpu pada kemunculan makhluk gaib, tetapi juga pada konsekuensi dari keputusan manusia ketika berada dalam situasi terdesak.

Film produksi Starvision ini turut dibintangi Humaira Jahra, Ashraf Dirgham, Arswendy Bening Swara, Totos Rasiti, Azzalia Assyifa, Ayu Diah Pasha, Yatti Surachman, Arief Didu, Ence Bagus, Judith Callysta, Agung Bla, dan Aldo Gudel.

Skenario film ditulis Upi dan Ayu Anggraini Putri. Sementara jajaran produsernya terdiri atas Chand Parwez Servia, Riza, dan Mithu Nisar.

Dewi Siluman Ular dijadwalkan menghantui layar bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.

—

Ryennaldy

Related Post