Doa Lima Tahun Terjawab, Wakaf Karpet Yayasan Al Husna Hadir di Masjid Al Muttaqin

inskanewstv

August 31, 2026

4
Min Read

On This Post

INSKANEWS,  Bekasi,  — Ada kebahagiaan sederhana yang begitu berarti bagi jamaah dan para santri Masjid Al Muttaqin di Kampung Cibadak, RT 009/RW 005, Desa Karangindah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Selama kurang lebih lima tahun, masjid tersebut menjalankan aktivitas ibadah dan mengaji tanpa karpet. Namun, doa dan harapan yang selama ini dipanjatkan akhirnya terjawab. Yayasan Sahabat Insan Al Husna menyalurkan wakaf karpet untuk Masjid Al Muttaqin sebagai bagian dari program sosial yang dijalankan bersama para donatur.

Penyaluran bantuan ini menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan. Bukan hanya karena hadirnya karpet baru, tetapi juga karena bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dari para donatur mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok wilayah Kabupaten Bekasi.

Yayasan Sahabat Insan Al Husna yang beralamat di Jalan BKKBN No. 16 A, RT 002/RW 008, Mustikajaya, Kota Bekasi, secara konsisten menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan. Salah satunya adalah program wakaf karpet untuk masjid-masjid yang membutuhkan.

Ketua Yayasan Sahabat Insan Al Husna, Jumeri, S.Sos., mengatakan bahwa penyaluran karpet ke Masjid Al Muttaqin merupakan bagian dari amanah yang dipercayakan para donatur kepada yayasan.

“Alhamdulillah, program wakaf karpet yang sudah menjadi salah satu program di yayasan hari ini dapat disalurkan ke Masjid Al Muttaqin, Kampung Cibadak, Kabupaten Bekasi,” ujar Jumeri.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini mempercayakan sebagian rezekinya melalui Yayasan Sahabat Insan Al Husna.

“Terima kasih banyak kepada seluruh donatur yang sudah mempercayakan amanah kepada kami. Amanah ini akan terus kami pegang dan jaga. Setiap program kami salurkan langsung kepada penerima manfaat,” katanya.

Jumeri menjelaskan, Yayasan Sahabat Insan Al Husna tidak hanya menjalankan program wakaf karpet. Sejumlah program sosial lainnya juga terus dilakukan, antara lain santunan anak yatim, pembagian paket sembako, wakaf karpet, serta sedekah dan wakaf mushaf Al-Qur’an.

Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap program-program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, termasuk masjid-masjid yang berada di pelosok,” tuturnya.

Doa Lima Tahun Akhirnya Terjawab

Sementara itu, Imam Masjid Al Muttaqin, Ustadz Yani, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan tersebut.

Ia mengatakan, selama sekitar lima tahun masjid tersebut belum memiliki karpet yang dapat digunakan untuk mendukung kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah dan kegiatan mengaji.

“Terima kasih kepada Yayasan Al Husna dan seluruh donatur yang baik hati. Alhamdulillah, hari ini karpet sudah kami terima untuk Masjid Al Muttaqin,” ujar Ustadz Yani.

Bagi Ustadz Yani, bantuan tersebut bukan sekadar karpet. Kehadirannya menjadi jawaban atas harapan dan doa yang selama ini dipanjatkan oleh jamaah dan anak-anak yang belajar mengaji di masjid.

“Selama lima tahun masjid ini tidak menggunakan karpet. Doa kami bersama anak-anak akhirnya hari ini terjawab dengan hadirnya Yayasan Al Husna,” ungkapnya.

Ia pun mendoakan agar Yayasan Sahabat Insan Al Husna bersama seluruh donatur terus diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kekuatan untuk menjalankan berbagai kegiatan sosial.

“Semoga Yayasan Al Husna terus berbagi melalui berbagai programnya dan bisa sampai ke pelosok-pelosok,” harapnya.

Santri Merasa Lebih Nyaman Beribadah dan Mengaji

Kebahagiaan juga dirasakan para santri Masjid Al Muttaqin. Salah satunya Dede Rahmadani seorang santriwati yang selama ini mengikuti kegiatan mengaji di masjid tersebut.

Dede Rahmadani mengaku senang melihat masjid kini memiliki karpet. Menurutnya, keberadaan karpet membuat suasana masjid menjadi lebih nyaman untuk beribadah dan belajar mengaji bersama teman-temannya.

“Alhamdulillah, selama lima tahun Masjid Al Muttaqin tidak ada karpet. Hari ini Yayasan Al Husna menyalurkan karpet. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu donatur yang sudah mewakafkan karpetnya di masjid yang kami cintai ini,” kata Dede.

Ia mengaku dirinya bersama teman-temannya merasa bahagia karena kini dapat beribadah dan mengaji dengan suasana yang lebih nyaman.

“Saya dan teman-teman menjadi senang dan bahagia. Semoga dengan adanya karpet ini kami bisa lebih nyaman dan lebih khusyuk dalam beribadah dan mengaji,” ujarnya.

Penyaluran wakaf karpet tersebut menjadi gambaran bahwa kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Sebuah karpet yang diwakafkan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi jamaah dan santri Masjid Al Muttaqin, bantuan tersebut memiliki arti yang begitu besar.

Setelah lima tahun menanti, doa itu akhirnya hadir dalam bentuk nyata. Karpet wakaf kini menjadi bagian dari Masjid Al Muttaqin, yang bersujud, tempat anak-anak duduk membaca Al-Qur’an, sekaligus menjadi jejak kebaikan para donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada Yayasan Sahabat Insan Al Husna.

Semoga setiap langkah kaki yang menginjak karpet dan sujud tersebut menjadi amal jariyah bagi para donatur dan seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan kebaikan itu.

Wartawan : Kusni   Editor  : Kusni

Related Post