HIPPI DKI Jakarta dan P3D Pemprov DKI Jakarta Kick Off Podcast, Dorong Produktivitas dan Penguatan Ekosistem Pengusaha

inskanewstv

September 23, 2026

6
Min Read

On This Post

INSKA NEWS,JAKARTA, 23 September 2026 — DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta bersama Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai program Podcast HIPPI DKI Jakarta sebagai ruang komunikasi, edukasi, dan dialog publik mengenai produktivitas, kewirausahaan, pembiayaan, koperasi, serta peran dunia usaha dalam pembangunan ekonomi Jakarta.

Podcast perdana yang dilaksanakan pada Selasa, 23 September 2026, menjadi langkah awal kolaborasi HIPPI DKI Jakarta dan P3D dalam menghadirkan format komunikasi yang lebih terbuka, aktual, dan dekat dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah Pemprov DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan M. Tsani Annafari, Ph.D., Kepala UPT P3D, bersama jajaran dan tim P3D yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.

Podcast perdana menghadirkan dua narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi, yaitu Uchy Hardiman, Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, dan Sahrul Mubarok, Dewan Pengawas Koperasi KOPMANTARA. Dialog dipandu oleh Duo DD, Darmawan dan Dewi, yang menghadirkan format diskusi yang komunikatif, interaktif, dan mudah dipahami masyarakat.

PRODUKTIVITAS SEBAGAI FONDASI DAYA SAING PENGUSAHA

Dalam episode perdana, pembahasan diarahkan pada sejumlah isu yang dekat dengan realitas pengusaha dan masyarakat, mulai dari makna produktivitas, tantangan meningkatkan efisiensi usaha, pengembangan kapasitas pengusaha, hingga pentingnya menciptakan nilai tambah dalam setiap aktivitas ekonomi.

Produktivitas tidak hanya dipandang sebagai persoalan bekerja lebih banyak, tetapi bagaimana sumber daya yang tersedia dapat menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar, lebih efisien, berkualitas, dan berkelanjutan.

Bagi dunia usaha, peningkatan produktivitas menjadi salah satu fondasi penting untuk menghadapi persaingan, menjaga keberlangsungan bisnis, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja.

Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Uchy Hardiman, menegaskan bahwa kehadiran podcast merupakan bagian dari upaya HIPPI untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

«“HIPPI ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Podcast ini bukan hanya ruang untuk berbicara tentang bisnis, tetapi ruang untuk membicarakan solusi. Kami ingin membuka dialog mengenai apa yang dihadapi pengusaha, apa yang dibutuhkan masyarakat, dan bagaimana kita bersama-sama dapat membangun ekosistem ekonomi yang lebih produktif.”»

Menurut Uchy, organisasi pengusaha memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya berbicara mengenai kepentingan dunia usaha, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun ekosistem yang memberikan manfaat lebih luas.

HIPPI DKI Jakarta ingin memperkuat perannya sebagai jembatan antara dunia usaha, pemerintah, koperasi, UMKM dan masyarakat, sehingga komunikasi tidak berhenti pada forum formal, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi dan aksi nyata.

MEMBUKA PERSPEKTIF TENTANG AKSES PENDANAAN KOPERASI

Selain produktivitas, episode perdana juga membahas mengenai akses pendanaan melalui koperasi serta bagaimana koperasi dapat menjadi salah satu bagian dari ekosistem pembiayaan bagi pelaku usaha.

Hadirnya Sahrul Mubarok, Wasekum HIPPI DKI Jakarta sekaligus Dewan Pengawas Koperasi KOPMANTARA, memberikan perspektif mengenai pentingnya literasi pembiayaan, tata kelola koperasi, kelayakan usaha, serta pemahaman pengusaha terhadap berbagai alternatif sumber pendanaan.

Pembahasan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat bahwa akses pembiayaan membutuhkan kesiapan usaha, tata kelola yang baik, transparansi, serta pemahaman terhadap prinsip dan mekanisme lembaga pembiayaan.

Dengan demikian, pengusaha tidak hanya membutuhkan akses terhadap modal, tetapi juga membutuhkan peningkatan kapasitas agar mampu mengelola pembiayaan secara sehat dan produktif.

P3D DAN HIPPI: MEMPERLUAS EDUKASI PRODUKTIVITAS

Kolaborasi dengan P3D menjadi salah satu elemen penting dalam pengembangan Podcast HIPPI DKI Jakarta.

Di bawah kepemimpinan M. Tsani Annafari, Ph.D. selaku Kepala UPT P3D, bersama tim P3D, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu kanal untuk memperluas komunikasi mengenai produktivitas kepada dunia usaha dan masyarakat.

P3D memiliki peran dalam mendorong pemahaman mengenai produktivitas dan pengembangannya. Melalui format podcast, isu tersebut dapat dikemas dalam percakapan yang lebih ringan tanpa kehilangan substansi.

Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa peningkatan produktivitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Pemerintah menyediakan ekosistem dan fasilitasi. Dunia usaha menghadirkan pengalaman dan kebutuhan riil di lapangan. Koperasi membuka perspektif mengenai pembiayaan dan kelembagaan ekonomi. Sementara masyarakat menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut.

DUO DD MEMBAWA DISKUSI LEBIH DEKAT DENGAN MASYARAKAT

Format podcast dipandu oleh Duo DD, Darmawan dan Dewi, yang membawa pendekatan dialog yang dinamis, interaktif, dan komunikatif.

Kehadiran host dengan gaya yang lebih cair diharapkan dapat menjadikan isu produktivitas, kewirausahaan, pembiayaan, koperasi dan kebijakan dunia usaha lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Dengan format tersebut, Podcast HIPPI DKI Jakarta diarahkan bukan hanya sebagai media organisasi, tetapi sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara pelaku usaha, pemerintah, profesional, koperasi dan masyarakat.

DARI CONNECT, COLLABORATE, MENJADI CREATE VALUE

Podcast HIPPI DKI Jakarta ke depan akan mengangkat berbagai isu yang relevan dengan perkembangan dunia usaha, antara lain UMKM, produktivitas, pembiayaan, koperasi, investasi, digitalisasi, teknologi, tenaga kerja, kewirausahaan, rantai pasok, peluang bisnis, pengembangan SDM, hingga kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

Semangat tersebut sejalan dengan prinsip:

«CONNECT — COLLABORATE — CREATE VALUE»

HIPPI ingin membangun konektivitas yang menghasilkan kolaborasi dan pada akhirnya menciptakan nilai bagi pengusaha serta masyarakat.

“Kami berharap podcast ini berkembang menjadi ruang dialog yang konsisten. Bukan hanya membahas persoalan, tetapi juga mempertemukan gagasan, pengalaman dan peluang. Karena bagi kami, ketika pengusaha terhubung, pemerintah hadir, koperasi bergerak, dan masyarakat mendapatkan akses informasi yang baik, maka akan semakin banyak peluang untuk menciptakan nilai bersama,” ujar Uchy Hardiman.

MENJADI PLATFORM KOMUNIKASI EKOSISTEM PENGUSAHA

Kick Off Podcast HIPPI DKI Jakarta bersama P3D merupakan bagian dari langkah HIPPI DKI Jakarta untuk memperkuat komunikasi publik dan memperluas manfaat organisasi kepada masyarakat.

HIPPI memandang bahwa organisasi pengusaha pada era saat ini tidak cukup hanya menjadi tempat berhimpunnya para pengusaha. Organisasi harus mampu menjadi platform kolaborasi, pusat jejaring, ruang edukasi, serta jembatan antara kepentingan dunia usaha dengan pembangunan masyarakat.

Melalui podcast ini, HIPPI DKI Jakarta ingin menghadirkan percakapan yang relevan dengan kebutuhan zaman: produktif, terbuka, solutif, dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Kolaborasi antara DPD HIPPI DKI Jakarta, P3D Pemprov DKI Jakarta, KOPMANTARA dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat terus berkembang menjadi ekosistem yang memperkuat kapasitas pengusaha sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Jakarta.

TENTANG DPD HIPPI DKI JAKARTA

Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) merupakan organisasi pengusaha yang berkomitmen memperkuat kapasitas, jejaring, daya saing, dan kontribusi pengusaha pribumi dalam pembangunan ekonomi nasional.

DPD HIPPI DKI Jakarta terus mendorong penguatan ekosistem usaha melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, koperasi, UMKM, lembaga pendidikan, lembaga keuangan dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui semangat Connect, Collaborate, Create Value, HIPPI DKI Jakarta berkomitmen menjadikan organisasi sebagai ruang yang mampu mempertemukan pengusaha dengan peluang, gagasan dengan aksi, serta kolaborasi dengan penciptaan nilai bagi masyarakat.(mmn)

Related Post