INSKANEWS, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Empat aktor dengan rekam jejak mentereng, Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova, siap membawa penonton masuk ke hutan penuh kecurigaan lewat film horor-misteri Hasut.
Bukan sekadar perjalanan ke tengah hutan, film debut penulis sekaligus sutradara Ilya Sigma produksi Tuta Films ini mempertemukan empat karakter dengan luka dan rahasia masing-masing.
Situasi mulai berubah ketika suara-suara misterius terdengar melalui HT. Rasa takut pun perlahan berubah menjadi kecurigaan. Mereka mulai mempertanyakan satu sama lain, hingga sulit membedakan mana ancaman nyata dan mana yang hanya bermain di dalam pikiran.
Hasut dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.
Karina Salim, Kakak yang Bikin Curiga
Karina Salim dipercaya memerankan Vira, kakak Rere yang berperan sebagai healer dalam sebuah proses meditasi.
Namun, sosok Vira justru memunculkan tanda tanya. Sang adik menudingnya memiliki semacam sekte karena perangkat-perangkat penyembuhan yang digunakannya.
Pembawaan Vira yang tenang sekaligus terlihat ingin mengontrol keadaan membuat penonton bisa ikut bertanya: benarkah Vira hanya ingin membantu, atau justru dialah sumber hasutan?
Karina sendiri bukan nama baru di dunia perfilman. Ia telah membintangi puluhan film dan serial, termasuk What They Don’t Talk About When They Talk About Love (2013), yang melakukan world premiere di Sundance.
Lewat Hasut, kemampuan akting Karina kembali diuji melalui karakter yang berpotensi membuat penonton terus menebak-nebak.
Rachel Amanda Tampilkan Sisi Berbeda
Rachel Amanda hadir sebagai Rere, adik Vira yang jauh lebih berapi-api dan mudah tersulut emosi.
Berbeda dari karakter-karakter manis dan heartwarming yang selama ini kerap melekat padanya, Rachel kali ini tampil sebagai sosok rebel yang berani berkonfrontasi.
Namun, keberanian Rere ternyata menyimpan sisi rapuh. Luka masa lalu yang selama ini ia pendam ikut membayangi perjalanan mereka di tengah hutan.
Rachel telah berkarier sejak usia belia dan membintangi puluhan film, di antaranya Dua Hati Biru, Nanti Kita Cerita Hari Ini, hingga Mencuri Raden Saleh.
Marthino Lio Jadi Penengah, Tapi Ikut Tersiksa
Marthino Lio memerankan Dharma, kekasih Rere yang berusaha menjadi penengah ketika situasi semakin kacau.
Di antara kepanikan akibat suara misterius dari HT, Dharma berusaha menjaga keadaan tetap terkendali. Sayangnya, ketenangan tersebut tidak membuatnya terbebas dari teror.
Dharma justru ikut menghadapi “siksaan” dan harus berhadapan dengan luka masa lalunya sendiri.
Marthino merupakan peraih dua Piala Citra FFI. Ia memenangkan kategori Pemeran Utama Pria Terbaik melalui Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik lewat The Big 4 (2022).
Ia juga membintangi sejumlah film, termasuk Sewu Dino, Buya Hamka, dan Layangan Putus The Movie.
Kevin Ardilova, Pacar yang Selalu Nurut
Kevin Ardilova tampil sebagai Deri, kekasih Vira sekaligus sahabat Rere dan Dharma.
Deri digambarkan sebagai sosok setia yang cenderung mengikuti keinginan pasangannya. Ketika situasi berubah menjadi chaos, ia bahkan menuruti Vira untuk melakukan “penyiksaan” saat menginterogasi Rere.
Namun, kesetiaan Deri juga dibayangi trauma masa lalu.
Saat memasuki hutan, bayang-bayang tersebut perlahan kembali muncul dan membuat paranoia Deri semakin kuat.
Kevin mengawali debut film melalui Dear Nathan (2017). Perannya sebagai Rakib dalam Autobiography (2022) bahkan membawanya meraih nominasi Piala Citra FFI untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik.
Kevin juga membintangi Gundala, Habibie & Ainun 3, dan Laura.
Siapa yang Sebenarnya Menghasut?
Hasut membawa empat orang ke tengah hutan untuk menjalani ritual penyembuhan. Namun, perjalanan yang seharusnya membawa kedamaian justru berubah menjadi permainan ketakutan dan kecurigaan.
Suara-suara hasutan mulai muncul. Kepercayaan di antara mereka perlahan terkikis.
Setiap suara bisa menjadi petunjuk. Bisa pula menjadi ancaman. Bahkan, mungkin saja sebuah kebohongan.
Ketakutan dan luka lama membuat keempatnya semakin sulit membedakan apa yang benar-benar terjadi dengan apa yang hanya muncul dalam pikiran mereka.
Kini, pertanyaannya bukan sekadar apa yang ada di dalam hutan, melainkan siapa yang sebenarnya bisa dipercaya?
Saksikan Hasut di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.
—
Ryennaldy








