Laut Bercerita Bawa Luka ke Penutupan JFW 2026

inskanewstv

September 25, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKANEWS, Jakarta, 25 September 2026 – Perjalanan Laut Bercerita semakin mengundang perhatian. Film adaptasi novel best seller karya Leila S. Chudori ini bukan sekadar bersiap menyapa penonton bioskop, tetapi terlebih dahulu akan membawa kisah kehilangan dan perjuangan kebebasan berekspresi ke panggung festival film internasional.

Film garapan sutradara Yosep Anggi Noen tersebut resmi terpilih sebagai film penutup Jakarta Film Week (JFW) 2026. Pemutarannya dijadwalkan pada 25 Oktober 2026, sekaligus menjadi penutup festival yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026.

Yang membuat perjalanan film ini semakin menarik, Laut Bercerita juga akan menjalani world premiere di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 sebelum akhirnya hadir di Jakarta.

Film tersebut dijadwalkan tayang di BIFF pada 10–14 Oktober 2026. Selain pemutaran film, rangkaian kegiatan juga mencakup sesi tanya jawab bersama sineas dan pemeran serta pemutaran untuk media dan pelaku industri sinema internasional.

Dari Busan, Berlabuh di Jakarta

Bagi tim produksi, terpilihnya Laut Bercerita sebagai film penutup JFW 2026 menjadi babak penting sebelum film tersebut resmi beredar di bioskop Indonesia.

Produser sekaligus Direktur Pal 8 Pictures, Budi Setyarso, bahkan menilai cerita film ini memiliki relevansi dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama berkaitan dengan semangat kebebasan berekspresi.

“Kami bersyukur dan bangga, Laut Bercerita terpilih sebagai film penutup Jakarta Film Week 2026. Ini adalah film yang menurut kami penting untuk ditonton oleh masyarakat Indonesia saat ini, ketika semangat kebebasan berekspresi juga perlu untuk terus disuarakan, seperti yang dilakukan oleh anak-anak muda dalam pergerakan Gang Winatra,” ujar Budi.

Sementara itu, produser Gita Fara menyebut BIFF dan JFW sebagai dua platform penting dalam perjalanan awal film tersebut untuk bertemu dengan penontonnya.

Menurut Gita, Jakarta Film Week dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi salah satu barometer festival internasional dari Indonesia sekaligus ruang untuk merayakan karya-karya yang memiliki peran penting.

“Dengan tayangnya Laut Bercerita di JFW 2026, kami berharap dapat memantik percakapan lebih awal untuk para penonton Indonesia,” ujar Gita.

Kisah Mahasiswa yang Hilang

Di balik perjalanan festivalnya, Laut Bercerita menyimpan cerita yang sarat kehilangan.

Film ini mengambil latar Yogyakarta pada akhir 1990-an. Ketegangan mulai terasa di lingkungan kampus setelah tiga mahasiswa ditangkap karena menyebarkan buku terlarang.

Biru Laut, mahasiswa yang gemar membaca dan menulis, memilih bergabung dengan kelompok studi Winatra. Bersama Daniel, Alex, Sunu, dan sahabat-sahabatnya, Laut menyadari bahwa memperjuangkan kebebasan berekspresi bukan perkara sederhana.

Namun mereka tetap bergerak.

Hingga suatu malam, Laut dan sejumlah kawannya menghilang tanpa kabar.

Sejak saat itu, pencarian panjang dimulai. Bapak, Ibu, adik Laut, Asmara Jati, serta para sahabatnya berusaha menemukan jawaban tentang keberadaan mereka yang hilang.

Kisah tersebut menjadi fondasi drama berdurasi 135 menit yang menyoroti rasa kehilangan, daya tahan, sekaligus harapan. Film ini diperuntukkan bagi penonton berusia 17 tahun ke atas.

Bertabur Nama Besar

Yosep Anggi Noen tidak bekerja sendirian dalam menerjemahkan novel Leila S. Chudori ke layar lebar. Skenario film ditulis oleh Yosep bersama Leila S. Chudori.

Deretan pemainnya pun mencuri perhatian. Film ini dibintangi Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Kautsar, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, dan Afrian Arisandy.

Laut Bercerita diproduseri Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori. Film ini diproduksi Pal 8 Pictures bersama VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak Film, dan Brandlink.

Film tersebut juga menjadi film panjang perdana Pal 8 Pictures, rumah produksi di bawah naungan Tempo Media Group yang menyatakan fokus pada pengembangan cerita yang kuat dan relevan dengan persoalan sosial, sejarah, politik, dan budaya Indonesia.

Setelah melewati panggung BIFF dan menutup Jakarta Film Week 2026, Laut Bercerita akhirnya akan benar-benar berhadapan dengan penonton Indonesia.

Catat tanggalnya: 29 Oktober 2026. Laut Bercerita resmi tayang serentak di bioskop Indonesia.

—

Ryennaldy

Related Post