INSKANEWS, Bogor – Selasa, 8 September 2026. Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LK2S) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Perdana Pengurus periode 2026-2030 di Ruang DKM Kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua LK2S Kabupaten Bogor, Dedi Supriadi. Dalam arahannya, beliau menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat saling melengkapi dan mengisi berdasarkan pengalaman dari masing-masing lembaga anggota.
“Dengan kepengurusan baru ini, mari kita perkuat kebersamaan. Pengalaman setiap lembaga adalah aset penting untuk memajukan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bogor,” ujar Dedi.
Dalam rapat tersebut, disepakati 4 pilar program kerja LK2S untuk lima tahun ke depan:
1. Musyawarah Kerja
Meliputi sosialisasi kebijakan Rehabilitasi Sosial (Resos) dan Pemberdayaan Sosial (Dayasos), evaluasi kinerja LK2S, serta penguatan struktur organisasi melalui pemilihan pengurus.
2. Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas
Program pelatihan ditujukan bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pendampingan akreditasi, pembinaan LKS kategori Maju dan Berkembang, serta Kelas Relawan.
3. Penguatan Operasional
Fokus pada audiensi dengan pemangku kebijakan, kolaborasi dengan Pilar-Pilar Sosial, dan peningkatan mutu pelayanan LKS.
4. Kunjungan Kerja dan Studi Banding
Ini merupakan program baru LK2S. Program ini telah mendapat persetujuan dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan Dinas Sosial Kabupaten Sleman.
Kabupaten Sleman dipilih sebagai lokasi studi banding karena dinilai memiliki tata kelola Dinsos terbaik, serta memiliki sejumlah LKS dengan predikat Maju dan Berkembang.
Beberapa pengurus LK2S memberikan masukan penting terkait program kerja 2026-2030. Sorotan utama tertuju pada program kunjungan kerja/studi banding.
“Program kunjungan kerja ini sangat dibutuhkan. Sebelumnya belum pernah ada. Tujuannya agar kita tidak merasa sudah cukup baik, tetapi terus mau belajar,” ungkap Ade Subagyo
Poin penting dari masukan pengurus antara lain:
1. Pembelajaran: Kunjungan ke LKS-LKS yang sudah maju untuk melihat praktik baik secara langsung.
2. Inspirasi: Diharapkan dapat memicu ide-ide baru dalam pengembangan lembaga masing-masing.
3. Refreshing: Sekaligus menjadi sarana penyegaran bagi pengurus.
4. Berbagi Ilmu: Hasil dari setiap kunjungan kerja wajib disampaikan dan dibagikan kepada seluruh pengurus agar manfaatnya dirasakan bersama.
Sebagai tindak lanjut, kepengurusan LK2S periode 2026-2030 akan segera melakukan pembagian tugas untuk memastikan seluruh program dapat berjalan optimal.
Jurnalis. Dedi.s dan Irwandi.








