JAKARTA,INSKA NEWS – Paguyuban Jawa Tengah (PJT) berpartisipasi dalam Bazar Pesona Kreasi UMKM Indonesia yang berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di Lantai 2 Menara BRILiaN, Jalan Gatot Subroto, kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Keikutsertaan PJT ini menjadi salah satu upaya mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin kreatif, produktif, dan berdaya saing.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh GERAK UMKM (Gelora Ekonomi Rakyat) bersama Masif Indo Creative Project tersebut mengusung tema “Mewujudkan Ide Kreatif Menjadi Aksi Nyata Kreatif”. Acara ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, serta mengembangkan inovasi usaha.
Semangat kegiatan tersebut juga tercermin dalam slogan “Be a Doer, Not a Dreamer”, yang mengajak pelaku usaha untuk tidak berhenti pada gagasan, tetapi mewujudkannya melalui langkah nyata.
Melalui kegiatan ini, para peserta berkesempatan memperluas jejaring usaha, bertukar pengalaman, serta menambah wawasan mengenai inovasi produk dan strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan pasar.
Salah satu peserta dari Paguyuban Jawa Tengah, Giyatmi, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PJT, KRAT. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, serta Ketua Bidang UPA PJT, Dra. Hj. Endang Sulastri, M.M., atas dukungan dan kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Giyatmi, keikutsertaannya dalam Pesona Kreatif UMKM Indonesia memberikan pengalaman dan wawasan baru yang bermanfaat bagi pengembangan usahanya.
Ia menilai, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk memahami pentingnya kreativitas, inovasi, dan strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan usaha.
Dukungan organisasi, lanjutnya, juga menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong pelaku usaha untuk terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, KRAT. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, mendukung upaya pengembangan usaha kerakyatan melalui kreativitas, inovasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Menurutnya, pelaku UMKM perlu mendapatkan ruang dan dukungan agar mampu meningkatkan kualitas produk serta mengembangkan potensi usaha secara berkelanjutan.
Usaha kerakyatan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, sinergi antara komunitas, organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan sektor swasta diperlukan untuk memperluas kesempatan bagi pelaku UMKM.

Penguatan kapasitas pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ketua Umum GERAK UMKM (Gelora Ekonomi Rakyat), Afifudin Ghozalian, menekankan pentingnya membangun semangat kewirausahaan melalui kreativitas, inovasi, dan tindakan nyata.

Menurut Afifudin Ghozilian Pesona Kreatif UMKM Indonesia menjadi salah satu ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, serta bertukar pengalaman dalam menghadapi tantangan dunia usaha.
“UMKM membutuhkan ruang untuk tumbuh, berkembang, dan memperluas pasar. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku usaha tidak hanya memiliki ide kreatif, tetapi juga mampu mewujudkannya menjadi inovasi produk dan strategi pemasaran yang memberikan nilai tambah bagi usahanya,” ujar Afifudin.
Ia menambahkan, kolaborasi antara komunitas UMKM, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan usaha rakyat.
“Semangat Gelora Ekonomi Rakyat adalah mendorong UMKM agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing. Dengan saling mendukung dan membangun sinergi, UMKM diharapkan dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat dan nasional,” katanya.
Bazar Pesona Kreasi UMKM Indonesia berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Oktober 2026, dengan jam operasional pukul 07.30–17.00 WIB. Berdasarkan informasi penyelenggara, kegiatan ini terbuka bagi masyarakat yang ingin melihat dan membeli produk-produk UMKM yang dipamerkan. Penyelenggara juga menyediakan program hadiah atau doorprize bagi pengunjung.
Partisipasi Paguyuban Jawa Tengah dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring pelaku usaha, meningkatkan promosi produk, serta membuka peluang kolaborasi yang mendukung pertumbuhan UMKM.
Melalui dukungan organisasi dan kerja sama lintas sektor, pelaku UMKM diharapkan semakin mampu beradaptasi dengan perubahan pasar, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Pengembangan UMKM yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendorong produk lokal agar semakin kompetitif.
(Maman_INSKA NEWS)








