Populasi Tapir Asia di Sumatra Terancam Punah

INSKA NEWS

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKANEWS,Jakarta – Diperkirakan populasi Tapir Asia di Sumatera Tersisa Kurang dari 500 Ekor
Populasi tapir asia (Tapirus indicus) di habitat alaminya di Pulau Sumatra diperkirakan tersisa kurang dari 500 ekor. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena satwa ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

Sebagai mamalia terbesar di Asia, tapir membantu penyebaran biji berbagai jenis tumbuhan sehingga mendukung regenerasi hutan secara alami.

Di Indonesia, tapir dikenal dengan sejumlah nama daerah, seperti tenuk, seladang, gindol, babi alu, kuda ayer, kuda rimbu, kuda arau, marba, cipan, dan sipan. Meski memiliki banyak sebutan, populasinya terus menurun akibat hilangnya habitat serta tekanan dari aktivitas manusia.

Data lembaga konservasi menunjukkan, saat ini hanya sekitar 17 ekor tapir asia yang berada di fasilitas konservasi (ex-situ) di Indonesia.

Satwa tersebut tersebar di sejumlah kebun binatang dan taman safari. Sementara itu, jumlah pasti tapir di alam liar belum diketahui, namun para peneliti memperkirakan populasinya terus mengalami penurunan.

Apabila laju kehilangan hutan tidak dapat ditekan, tapir berpotensi semakin sulit ditemukan di alam liar. Kondisi itu dikhawatirkan membuat generasi mendatang hanya dapat mengenal satwa tersebut melalui foto dan buku.

(Rifa Hendri)

Also Read

Tags