Reformasi Partai Politik untuk Indonesia Maju 2027: Akademisi dan Politikus Dorong Penguatan Demokrasi Berbasis Kedaulatan Rakyat

INSKA NEWS

INSKANEWS – Jakarta, 30 Juli 2026 – Diskusi publik bertajuk “Reformasi Partai Politik untuk Indonesia Maju 2027” menghadirkan sejumlah akademisi sekaligus tokoh politik untuk membahas arah pembenahan sistem politik Indonesia. Acara yang dipandu oleh  Ketua AsMEN Nurkholis  menghadirkan narasumber  Dr.  Rusman Pasaribu , MM, Prof .Dr.TB. Massa Jaffar, Abdullah , MA, dan Prof. Abdullah Puteh , MM, 

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Hisman Basari menegaskan bahwa reformasi partai politik tidak cukup hanya berfokus pada perubahan organisasi partai. Menurutnya, esensi reformasi adalah mengembalikan kedaulatan rakyat sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi dan nilai-nilai Pancasila. Ia menilai reformasi harus mampu menghadirkan sistem politik yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, bukan sekadar memenuhi kepentingan elite politik.

Sementara itu, Prof. Dr. TB Massa  jafar menjelaskan bahwa perjalanan demokrasi Indonesia pascareformasi banyak dipengaruhi oleh elite politik. Akibatnya, agenda reformasi dinilai belum sepenuhnya berada di bawah kontrol masyarakat sehingga berbagai tujuan awal reformasi mengalami pergeseran. Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap sistem demokrasi agar proses politik berjalan lebih transparan, akuntabel, dan memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi rakyat.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas berbagai tantangan yang masih dihadapi Indonesia, seperti persoalan tata kelola pemerintahan, pemberantasan korupsi, pengelolaan sumber daya alam, kesenjangan sosial, hingga pengawasan terhadap kebijakan utang negara. Para narasumber menilai lembaga legislatif memiliki peran strategis dalam mengawasi kebijakan pemerintah agar setiap keputusan yang diambil tetap mengutamakan kepentingan rakyat.

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pentingnya pembenahan sistem pembiayaan politik. Menurut para narasumber, pembiayaan politik yang lebih transparan dan didukung oleh negara berpotensi mengurangi beban biaya politik yang selama ini dinilai menjadi salah satu penyebab lahirnya praktik-praktik yang tidak sehat dalam pemerintahan.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan berbagai pandangan mengenai masa depan demokrasi Indonesia. Para peserta berharap reformasi partai politik tidak hanya menjadi wacana, tetapi mampu melahirkan sistem politik yang lebih bersih, berintegritas, serta benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Melalui forum ini, para akademisi dan tokoh politik mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal proses reformasi politik secara berkelanjutan. Dengan sistem politik yang semakin demokratis, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat, diharapkan Indonesia mampu mewujudkan pembangunan yang berkeadilan menuju Indonesia Maju 2027.

(Penuls : Patnah wati)

Also Read

Tags