Siti Si Vampir Angkat Kisah Sulitnya Hidup di Rusun

inskanewstv

August 25, 2026

2
Min Read

On This Post

Inskanews.com, Jakarta, 25 Agustus 2026— Film komedi Siti Si Vampir memperkenalkan konsep vampir lokal melalui kisah dua perempuan muda dengan latar kehidupan yang bertolak belakang. Official teaser trailer film garapan sutradara Rahabi Mandra tersebut memperlihatkan pertemuan Siti, yang diperankan Satine Zaneta, dengan seorang selebritas bernama Shania Gracia.

Siti merupakan perempuan muda yang tinggal di rumah susun dan menjalani kehidupan serba kekurangan. Ia bekerja sebagai pengangkat galon dan tinggal bersama Dudi (Ajil Ditto), seorang teknisi pendingin ruangan.

Kehidupan Siti berubah ketika Shania, yang digambarkan memiliki mobil mewah dan kehidupan nyaman, datang ke rusun. Shania sedang mencari seseorang yang bersedia bertukar nasib dengannya untuk sementara waktu.

Namun, situasi tersebut berubah setelah Siti digigit vampir tampan bernama Nakula (Ciccio Manassero). Siti pun berubah menjadi vampir. Alih-alih takut, Dudi justru menertawakan kondisi sahabatnya tersebut.

“Vampir nggak ada yang miskin,” kata Dudi dalam teaser yang diperankan Ajil Ditto.

Siti Si Vampir mengusung drama komedi urban yang menyoroti kesenjangan kelas sosial dan ekonomi. Dengan konsep vampir lokal, film ini menawarkan pendekatan berbeda terhadap kisah makhluk pengisap darah dengan memasukkannya ke dalam realitas kehidupan masyarakat perkotaan.

Film ini diproduksi Viddsee bersama Bahagia Tanpa Drama, AZ Films, Spectrum Film, dan PK Films.

Produser Celerina Judisari mengatakan, Siti Si Vampir menghadirkan komedi dengan konsep yang dekat dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Siti Si Vampir adalah komedi yang unik dengan mengangkat vampir lokal Indonesia. Ceritanya akan sangat relevan dengan generasi sekarang dan banyak orang yang lagi susah cari kerja dan capek hidup dalam kondisi yang serba sulit,” ujar Celerina.

Bagi Satine Zaneta, memerankan Siti menjadi tantangan tersendiri. Selain menjadi debutnya dalam genre komedi, ia harus mempelajari berbagai aspek karakter tersebut, mulai dari logat hingga gestur tubuh.

“Siti Si Vampir adalah salah satu film paling menantang yang pernah aku jalani. Dari belajar logat baru yang tidak familier denganku, belajar cara jalan, gerak dan berusaha memahami isi hati dan kepala Siti. Dan tentu saja aku beneran angkat galon,” ujar Satine.

Sementara itu, Ajil Ditto menilai dinamika antarpemain menjadi salah satu keseruan dalam film tersebut. Ia juga melihat cerita Siti Si Vampir dapat menyuarakan keresahan yang dialami banyak anak muda.

“Kami nyambung banget untuk bisa memainkan dinamika komedinya. Seru banget karena ansambel pemerannya anak-anak muda, dan sekaligus bisa menyuarakan keresahan banyak anak muda saat ini,” kata Ajil.

Film Siti Si Vampir dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026. Perkembangan terbaru film ini dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @bahagiatanpadrama dan @filmsitisivampir.

Ryennaldy

Related Post