Wali Kota Jakarta Timur Munjirin Ajak Keluarga Banyumasan Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Sosial pada HUT ke-47 KKB

inskanewstv

November 8, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKANEWS, Jakarta Timur – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Dr. H. Munjirin, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh anggota Kerukunan Keluarga Banyumasan (KKB) untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 KKB yang berlangsung di Gedung Sangkrini (Sanggar Krida Wanita), Jalan Pemuda No. 76, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (8/11/2026).

Dalam sambutannya, Munjirin yang juga menjabat sebagai Dewan penasihat KKB menyampaikan apresiasi atas perjalanan organisasi yang telah memasuki usia 47 tahun. Ia berharap KKB terus berkembang menjadi wadah pemersatu masyarakat Banyumasan yang berada di wilayah Jabodetabek.

Menurutnya, kerukunan dan kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun organisasi yang kuat. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota, khususnya generasi yang lebih senior, untuk melibatkan kaum muda agar keberlangsungan organisasi dapat terus terjaga.

“Jangan sampai organisasi ini semakin hari semakin surut. Kita harus menularkan semangat kebersamaan kepada generasi muda agar ada regenerasi dan estafet kepemimpinan yang berkelanjutan,” pesannya.

Munjirin juga menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai kegiatan KKB melalui fasilitas milik Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Menurutnya, sejumlah fasilitas pemerintah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan organisasi dan kebudayaan sepanjang tidak berbenturan dengan agenda yang telah terjadwal.

Ia menilai dukungan tersebut merupakan bagian dari kecintaannya terhadap budaya Banyumasan. Sebagai putra daerah asal Desa Kedungwringin, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Munjirin mengaku memiliki kedekatan emosional dengan tradisi dan kehidupan masyarakat tanah kelahirannya.

Ia bahkan menceritakan pengalamannya kembali ke Banyumas bersama rombongan untuk mengadakan kegiatan bakti sosial di sekolah, berbagi pengalaman melalui program alumni mengajar, serta memperkenalkan kesenian tradisional dan kuliner khas Banyumas kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Munjirin mendorong KKB agar memperkuat program sosial melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah dibentuk. Menurutnya, keberadaan UPZ dapat menjadi sarana bagi anggota untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah yang nantinya dimanfaatkan bagi kepentingan sosial dan kemasyarakatan.

Salah satu program yang diharapkannya dapat diwujudkan adalah bedah rumah bagi anggota KKB yang membutuhkan bantuan, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan ekonomi meskipun telah menetap di wilayah DKI Jakarta.

Ia meminta pengurus melakukan pendataan terhadap anggota yang membutuhkan perhatian agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

“Semua anggota adalah keluarga kita. Ada yang kehidupannya berkecukupan, ada yang menengah, dan ada pula yang masih membutuhkan bantuan. Karena itu, semuanya harus kita rawat dan perhatikan bersama,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Munjirin berharap KKB semakin solid, aktif, dan mampu menghadirkan program-program nyata yang bermanfaat bagi anggotanya maupun masyarakat luas. Ia juga membuka ruang komunikasi dengan pengurus agar berbagai rencana kegiatan organisasi dapat dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Peringatan HUT ke-47 KKB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya Banyumasan, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Dengan kebersamaan dan kepedulian sosial, KKB diharapkan terus menjadi rumah persaudaraan bagi masyarakat Banyumasan di perantauan.

Rukun, guyub, dan terus bersatu membangun menjadi semangat yang perlu dijaga bersama demi keberlanjutan KKB.

(Dan’s)

Related Post