Bekasi, INSKANEWS — Dalam upaya mempererat silaturahim, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan kualitas kerja jurnalistik, jajaran jurnalis Divisi 1 dan Divisi 10 menggelar pertemuan bersama Pembina Media Sehat Sejahtera (MSS), Rabu (16/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut digelar di Saung Bersama, RT/RW 002/06, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Kegiatan dihadiri Pembina Asistensi Media Nasional (AsMEN), Dadan Kusnandar, BSc., didampingi Syamsul Huda, S.I.P. Hadir pula Koordinator Divisi 1 Wahyudin, Koordinator Divisi 10 Yori Harmoko, S.Sos., serta jajaran jurnalis.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahim, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman, membahas tantangan jurnalistik di lapangan, serta mendapatkan arahan terkait peningkatan kualitas pemberitaan.
Pembina Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Karakter Jurnalis
Dalam arahannya, Dadan Kusnandar menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, baik pejabat pemerintahan maupun masyarakat.
Menurutnya, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu modal penting bagi jurnalis dalam memperoleh informasi sekaligus membangun kepercayaan dengan narasumber.
Ia juga mendorong para jurnalis memiliki karakter kepemimpinan, kemandirian, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Jurnalis, kata Dadan, tidak hanya dituntut mampu menulis berita, tetapi juga harus memiliki kemampuan bergaul, membangun jaringan, dan memahami dinamika masyarakat.
Dalam bidang kehumasan, ia turut mendorong jajaran agar mampu menggali berbagai potensi ekonomi secara kreatif dan mandiri. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk membuka peluang kerja sama sekaligus memperkuat kemandirian organisasi.
Dadan juga mengajak seluruh jajaran memperluas jaringan sosial secara positif dengan berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan dunia usaha dan masyarakat ekonomi menengah ke atas.
Syamsul Huda Soroti Aspek Keamanan Jurnalistik
Sementara itu, Syamsul Huda, S.I.P., dalam sambutannya menyampaikan sejarah singkat Saung Bersama yang menjadi lokasi pertemuan.
Ia juga mengingatkan para jurnalis agar memperhatikan aspek keamanan ketika menjalankan tugas peliputan.
Menurutnya, jurnalis perlu mampu membaca situasi, menjaga keselamatan diri, serta menjalankan kegiatan jurnalistik secara hati-hati dan bertanggung jawab.
Pemahaman mengenai keamanan di lapangan, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran tugas sekaligus menjaga profesionalitas jurnalis.
Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan target evaluasi dalam tiga bulan mendatang. Seluruh jajaran diharapkan menunjukkan perubahan dan peningkatan, khususnya dalam kualitas hasil peliputan dan pemberitaan.
Evaluasi tersebut mencakup peningkatan kualitas penulisan, kedalaman informasi, ketepatan dalam menggali fakta, serta kemampuan menghasilkan berita yang lebih informatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dorong Perubahan Positif
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Divisi 1 dan Divisi 10 sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Dengan adanya pembinaan dan arahan dari pimpinan, para jurnalis diharapkan terus meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan komunikasi, serta menjaga profesionalitas dalam setiap kegiatan peliputan.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga silaturahim, meningkatkan kualitas kerja, dan menghadirkan perubahan positif dalam hasil peliputan selama tiga bulan ke depan.(Why)








