KPU dan FKKS Jakarta Timur Edukasi Generasi Muda tentang Demokrasi dan Kepemimpinan

inskanewstv

October 30, 2026

2
Min Read

On This Post

INSKA NEWS, Jakarta Timur – Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar kegiatan edukasi politik dan demokrasi bagi kalangan pelajar, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Aula Kantor Sekretariat KPU Kota Administrasi Jakarta Timur, Lantai 1, Jalan Pulo Mas Barat VI Kav. 14–16, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Mengusung tema “Menumbuhkan Kesadaran Politik, Jiwa dan Karakter Kepemimpinan yang Demokratis”, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya demokrasi, partisipasi politik, dan kepemimpinan sejak dini.

Dalam pemaparannya, Erfi Muthmainah mengajak para pelajar membangun karakter kepemimpinan sejak usia sekolah. Menurutnya, menjadi pemimpin tidak harus menunggu dewasa, tetapi dapat dimulai melalui organisasi, musyawarah, dan kegiatan positif di lingkungan sekolah.

“Menjadi pemimpin tidak harus menunggu tua. Sejak taman kanak-kanak, anak-anak sudah bisa belajar memimpin teman sebayanya melalui kegiatan bersama,” ujarnya.

Erfi yang memiliki pengalaman dalam jabatan struktural pemerintahan tersebut juga menjelaskan pentingnya kesadaran politik, pembentukan jiwa kepemimpinan demokratis, serta peran pelajar sebagai agen perubahan.

Menurutnya, politik bukan semata-mata persoalan kekuasaan, melainkan berkaitan dengan hak warga negara untuk menyampaikan pendapat, memperoleh informasi, serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan bersama.

Para pelajar juga didorong menguasai teknologi digital, berpikir kritis, membedakan fakta dan opini, serta tidak mudah terpengaruh informasi hoaks di media sosial.

“Generasi muda harus berani menyampaikan aspirasi, menghargai perbedaan pendapat, dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi,” jelasnya.

Erfi turut mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 sebagai generasi produktif yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menekankan pentingnya keberadaan Museum Pemilu KPU Jakarta Timur sebagai sarana edukasi demokrasi bagi masyarakat, khususnya pelajar.

Munjirin berharap museum tersebut dapat menerima kunjungan dari berbagai sekolah, organisasi, maupun masyarakat umum untuk mengenal sejarah serta proses penyelenggaraan pemilu.

“Melalui kunjungan ke Museum Pemilu, para pelajar dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai demokrasi yang mungkin belum mereka dapatkan secara langsung dalam pelaksanaan pemilu,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, KPU dan FKKS Jakarta Timur berharap dapat menumbuhkan antusiasme generasi muda dalam memahami demokrasi sekaligus mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, dan berintegritas.

 

Jurnalis: Dedi S.

Related Post