INSKANEWS , Jakarta, 6 November 2026 – Persaingan mendapatkan pekerjaan dan tekanan untuk mempertahankan karier menjadi realitas yang dihadapi banyak anak muda saat ini. Fenomena tersebut diangkat dalam film terbaru produksi BASE Entertainment, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?, yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
Disutradarai Archie Hekagery dan diproduseri Shanty Harmayn serta Aoura Lovenson Chandra, film ini diadaptasi dari buku laris karya Samuel Ray. Ceritanya mengikuti enam calon karyawan yang harus menjalani masa percobaan atau probation dan bersaing untuk memperebutkan satu posisi sebagai karyawan tetap.
Tak sekadar menyuguhkan persaingan di lingkungan perkantoran, film ini juga mengangkat keresahan generasi muda dalam menghadapi sulitnya memperoleh pekerjaan, tuntutan untuk segera sukses, serta meningkatnya biaya hidup.
Kisah tersebut diperkuat oleh enam karakter dengan kepribadian dan latar belakang berbeda yang diperankan Aurora Ribero, Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Lutfi Afansyah, Daffa Wardhana, dan Arafah Rianti.
Aurora Ribero memerankan Bintang, anak sulung yang harus menanggung beban ekonomi keluarga sekaligus berusaha menyenangkan orang-orang di sekitarnya. Sementara itu, Gabriella Ekaputri berperan sebagai Claudia, sosok ambisius yang memilih mengesampingkan hubungan pertemanan demi mengejar target karier.
Aurora mengaku, memerankan Bintang membuatnya memahami besarnya tekanan yang dihadapi anak muda masa kini untuk segera meraih kesuksesan.
“Tekanan terbesar justru sering datang dari diri mereka sendiri. Lewat Bintang, saya ingin menyampaikan bahwa tidak apa-apa untuk berjuang, tetapi juga harus ingat dengan diri sendiri dan kesehatan mental tetap harus nomor satu,” ujar Aurora.
Berbeda dengan Bintang, Claudia digambarkan sebagai pribadi yang menganggap hubungan personal dapat mengganggu ambisi profesionalnya. Gabriella menilai, ambisi dalam berkarier bukanlah sesuatu yang salah selama tidak disertai keinginan menjatuhkan orang lain.
Menurutnya, persaingan yang tidak sehat dapat mengubah lingkungan kerja menjadi tempat yang tidak nyaman.
Selain menghadirkan drama persaingan, film ini juga menyisipkan komedi melalui karakter Damai yang diperankan Lutfi Afansyah dan Velma yang dimainkan Arafah Rianti.
Damai menjadi gambaran pekerja yang berusaha menutupi kekurangan keterampilan dengan menggunakan istilah-istilah korporat yang rumit. Sementara itu, Velma merepresentasikan seseorang yang menjadi korban kerasnya kehidupan dan tuntutan untuk selalu menjadi yang terkuat.
Ada pula Bima (Rey Bong) yang menghadirkan kejutan dalam cerita. Adapun Mika (Daffa Wardhana) digambarkan sebagai anak muda dengan privilese yang mencoba menjalani gaya hidup hemat atau frugal living.
Angkat Pesan tentang Kegagalan dan Harapan
Produser Shanty Harmayn mengatakan, film ini tidak hanya berbicara tentang persaingan untuk mencapai posisi tertinggi dalam karier. Lebih dari itu, cerita tersebut ingin memperlihatkan sisi kemanusiaan di balik perjuangan setiap pekerja.
Menurut Shanty, kegagalan maupun penolakan dalam dunia kerja bukanlah akhir dari segalanya. Ia berharap film ini dapat menjadi pesan penyemangat bagi mereka yang sedang berjuang menghadapi tekanan ekonomi dan persaingan pekerjaan.
“Kegagalan atau penolakan di dunia kerja bukanlah akhir dari segalanya. Terkadang, rejection is redirection. Film ini adalah pesan harapan bagi siapa pun yang sedang lelah berjuang di tengah beban ekonomi saat ini,” kata Shanty.
Penulis buku Lagi Probation, Samuel Ray, juga berharap film ini dapat memberikan edukasi, khususnya kepada para pencari kerja yang baru memulai perjalanan profesional atau first jobber.
Ia berharap para lulusan baru atau fresh graduate semakin memahami hak-haknya sebagai pekerja, mampu menghargai nilai diri, serta tetap mengedepankan empati dalam menjalani kehidupan profesional.
Dukungan untuk Perjalanan Karier Generasi Muda
Film ini turut mendapat dukungan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga). Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendampingi generasi muda di berbagai fase kehidupan, termasuk ketika mulai membangun karier dan mewujudkan cita-cita.
Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga, Amir Widjaya, menilai tema film ini relevan dengan realitas anak muda yang sedang beradaptasi dengan dunia kerja, menentukan tujuan, dan mempersiapkan masa depan.
Amir juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak awal perjalanan karier. Melalui layanan OCTO dan OCTO Savers Payroll, CIMB Niaga mengajak masyarakat mengelola penghasilan secara lebih optimal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, menabung, berinvestasi, dan mempersiapkan masa depan.
Di balik cerita persaingan yang ditampilkan di layar, proses produksi film ini justru diwarnai kehangatan hubungan antarpemain. Kedekatan para pemeran muda turut membangun chemistry yang memperkuat cerita.
Melalui perpaduan drama, komedi, dan persoalan kehidupan sehari-hari, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? berupaya menghadirkan gambaran dunia kerja yang dekat dengan pengalaman banyak orang.
Film produksi BASE Entertainment ini dapat disaksikan di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. Informasi terbaru mengenai film tersebut dapat diikuti melalui akun Instagram @filmlagiprobation dan @base.id.
—
Ryennaldy








