INSKANEWS , Bekasi — Pemancingan Ikan Mas Dua Tower di Jalan Musala Ar Rohman, RT 02/RW 04, Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, menggelar lomba mancing “Tandem Dua Joran”, Minggu (13/9/2026).
Lomba yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti para penghobi mancing dengan menyediakan 24 lapak. Peserta dikenakan tiket Rp350 ribu dan mengikuti perlombaan dengan konsep tandem menggunakan dua joran.
Pemilik Pemancingan Dua Tower, Abdul Muin, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan hadiah, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan mempererat persaudaraan antarpenghobi mancing.

“Kami ingin Pemancingan Dua Tower menjadi tempat yang nyaman bagi para penghobi mancing, sekaligus menjadi wadah untuk silaturahmi dan mempererat persaudaraan. Dalam lomba ini kami juga mengedepankan sportivitas dan kebersamaan,” ujar Abdul Muin.
Menurutnya, konsep tandem menggunakan dua joran sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada peserta. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan tertib serta menaati aturan yang telah ditetapkan panitia.
“Yang paling penting adalah menjaga sportivitas. Menang atau kalah itu bagian dari perlombaan, tetapi silaturahmi dan kebersamaan harus tetap terjaga,” tambahnya.
Dalam lomba tersebut, panitia menurunkan total 80 kilogram ikan, terdiri dari 60 kilogram ikan rame dan 20 kilogram ikan induk.
Sementara itu, hadiah yang disiapkan cukup beragam. Untuk kategori induk, Induk I mendapatkan Rp1 juta, Induk II Rp800 ribu, dan Induk III Rp400 ribu.
Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah masing-masing Rp400 ribu untuk kategori Total Lapak Kecil, Total Lapak Besar, dan Total Prestasi.
Abdul Muin menambahkan, Pemancingan Dua Tower akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu menarik minat masyarakat, khususnya komunitas dan penghobi mancing di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
“Kami terbuka untuk komunitas maupun penghobi mancing. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan Pemancingan Dua Tower semakin dikenal sebagai tempat mancing sekaligus tempat berkumpulnya komunitas,” tuturnya.
Panitia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mematuhi peraturan perlombaan, termasuk ketentuan penggunaan kail, umpan, hingga tata cara penimbangan ikan. Peserta yang terbukti melanggar aturan dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan panitia.
Mengusung semangat “Junjung Sportivitas, Empang Kecil Harus Berkualitas”, lomba Mancing Tandem Dua Joran di Pemancingan Dua Tower berlangsung sebagai ajang kompetisi sekaligus memperkuat tali silaturahmi antar-penghobi mancing.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda positif yang terus berkembang dan mendorong tumbuhnya komunitas penghobi mancing di Kota Bekasi dan sekitarnya.
Jurnalis :Kusni Editor : Kusni








